Selasa, 22 Okt 2019

Fenomena Aneh, Tanduk Tumbuh di Leher Pria

Minggu, 27 April 2014 21:30 WIB
Shiyan (SIB)- Seorang pria 62 tahun di Shiyan, Provinsi Hubei, China, hidup menderita karena tanduk yang tumbuh di lehernya. Tanduk itu tumbuh sejak 1980, sehingga mengakibatkan aktivitas lelaki bernama Li Zhibing itu terganggu. Kepada teman-temannya, seperti dikutip dari Global Post, Selasa (22/4), Li mengaku memotong tanduknya itu 2 kali dalam setahun. Beberapa saat setelah memotong tanduknya, leher Li langsung bengkak hingga memicu demam.

Selama itu pula, Li kesulitan mencuci rambut di dekat lehernya. Ia juga susah mengenakan pakaian, karena terhalang oleh tanduk yang menjulang horizontal tersebut. Li sempat mendatangi tabib pengobatan tradisional di daerah pegunungan. Tapi setelah diobati, tanduknya justru semakin cepat tumbuh. Bahkan panjangnya mencapai rekor tertinggi, yakni 15 centimeter.

Hingga kini belum diketahui penyebab tumbuhnya tanduk tersebut. Begitu juga penyakit atau fenomena apa yang menimpa Li. Dia hanya menduga, tanduk itu tumbuh gara-gara pernah minum suatu obat. Dia ingat, saat usianya 28, Li minum suatu obat dan tanduknya itu pun tumbuh.

Dugaan sementara, sesuatu yang tumbuh di leher Li itu berasal dari keratin, zat protein yang menumbuhkan rambut dan kuku. Namun tonjolan yang dialami Li itu sangat jarang terjadi. Kemungkinan besar, tanduk itu bisa dicabut permanen melalui operasi. Akan tetapi, belum diketahui apakah Li berniat mencoba melakukan operasi pencabutan tanduknya atau tidak.

Kasus serupa pernah terjadi pada Zhang Ruifang, wanita berusia 101 tahun di Desa Linlou, Provinsi Henan. Zhang menolak  mencabut tanduk di lehernya, karena dia sudah nyaman dengan kondisinya itu. Ia mengaku menjadi terkenal karena tanduk di lehernya dan senang dikunjungi banyak orang. "Beberapa dokter menawarkanku untuk memotongnya secara gratis. Tapi saya menolak. Aku justru menantikan tanduk itu bertumbuh lagi," ujar Zhang, seperti dilansir Shanghaiist. (liputan6.com/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments