Rabu, 11 Des 2019

Dituduh Gay, Seekor Kucing Dibuang Majikannya

Minggu, 02 Februari 2014 12:37 WIB
Lagos (SIB)- Seekor kucing bernama Bull bernasib sial. Dia dibuang perempuan yang memeliharanya selama ini karena dianggap sebagai kucing gay. Peristiwa unik ini terjadi di kota Lafia, Nigeria. Kucing berusia tujuh tahun itu kini telantar sejak dibuang pemiliknya.

Mantan majikan Bull, seorang perempuan paruh baya, mengklaim dia mengamati perilaku seksual tak alami yang dilakukan kucingnya itu. Menurut perempuan tersebut, Bull lebih suka berdekatan dengan kucing jantan ketimbang mengejar-ngejar kucing betina di sekitar kediamannya.

Untuk membuktikan teorinya itu, semua tetangga perempuan itu mengatakan tak ada seekor pun kucing betina yang hamil saat Bull berada di dekat mereka. Para tetangga majikan Bull mengatakan penyebab tak ada kucing betina yang hamil karena Bull tidak melakukan hubungan seksual yang seharusnya untuk mendapatkan keturunan.

Majikan Bull, yang tak disebutkan namanya itu, mengatakan, karena perilaku Bull yang tak sesuai kodrat alaminya, maka dia memutuskan untuk membuang kucing tersebut. "Jika seseorang mau memelihara kucing gay itu silakan saja. Saya sudah tak mau memeliharanya," kata perempuan itu seperti dikutip harian Leadership.

Sejauh ini belum ada orang yang mengadopsi Bull. Namun, warga setempat kerap berkunjung ke kediaman majikan Bull untuk mencari tahu kebenaran kisah kucing gay itu. Ternyata Bull bukan hewan peliharaan pertama yang dituduh sebagai gay oleh majikannya.

Tahun lalu, seorang pria asal Tennessee, AS, mengirimkan anjing peliharaannya ke penampungan hewan karena dituduh gay. Beruntung, seseorang kemudian mau menampung anjing itu beberapa saat sebelum dia seharusnya dibunuh.

"Pekerjakan" Tiga Kucing

Parlemen Inggris saat ini tengah dipusingkan tikus-tikus yang berkeliaran di dalam bangunan gedung Palace of Westminster. Bangunan ini dikatakan penuh kutu dan anggota parlemen mengatakan mereka telah melihat tikus, kotoran tikus, dan bekas gigitan tikus pada sudut-sudut dokumen resmi. Salah satu anggota parlemen, Pauline Latham, mengatakan dirinya ingin memberdayakan kucing untuk menyelesaikan permasalahan tikus di kantornya.

Menanggapi keluhan ini, badan amal yang menyantuni kucing dan anjing di Inggris, Battersea Dogs and Cats Home, telah mengusulkan daftar pilihan kucing-kucing yang dikatakan bisa membantu mengatasi permasalahan tikus ini. Badan amal itu mengatakan mereka telah menawarkan tiga ekor kucing dan masih menunggu keputusan parlemen.

Mereka adalah kucing hitam dan putih berusia tiga tahun bernama Jill yang memiliki pengalaman membasmi tikus di rumah tempat tinggal terakhirnya, Finn yang berwarna merah jahe dan berusia empat tahun yang "akan menerkam apa pun yang bergerak," dan Bloom kucing berumur satu tahun yang "memiliki sisi nakal dan licik." Ketiga kucing ini adalah beberapa di antara 190 ekor kucing yang saat ini tidak memiliki majikan.

"Menurut saya, asalkan situasi dikendalikan dengan hati-hati, terutama mempertimbangkan mereka yang alergi terhadap kucing, cara terbaik untuk mengontrol dan menghilangkan masalah tikus di Parlemen adalah dengan mendatangkan kucing penyelamat," kata seorang anggota parlemen, Anne McIntosh. (BBC/Kps/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments