Selasa, 22 Sep 2020
  • Home
  • Sekolah
  • SMAN 8 Medan Siap Sukseskan Gerak Maju Pendidikan Menengah Bermartabat

SMAN 8 Medan Siap Sukseskan Gerak Maju Pendidikan Menengah Bermartabat

* Doa Bersama Mohon Covid-19 Berakhir
Senin, 14 September 2020 20:54 WIB
FotoSIB/Evy Daeli
Usai penandatanganan MoU , Kepala Sekolah Lando Rajagukguk berfoto bersama dengan seluruh guru ASN di Aula SMAN 8 Medan , Jumat (11/9).
Medan (SIB)
Dalam mendukung percepatan kemajuan pendidikan secara nasional sesuai dengan perkembangan peradaban, SMAN 8 Medan siap berkomitmen meningkatkan , mengoptimalkan serta merevitalisasi seluruh unsur dan fungsi manajemen pendidikan. Salah satunya menyukseskan motto Plt Kadisdik Sumut , Lasro Marbun yaitu Gerak Maju Pendidikan Menengah untuk Sumatera Utara (Sumut) bermartabat.

Kepala SMAN 8 Medan, Lando Rajagukguk mengatakan bahwa seluruh gurunya siap berkomitmen dan berperan aktif dalam mendukung kemajuan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolahnya,dengan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab secara baik sesuai protokol kesehatan.

"Kita berkomitmen untuk program ini, kita mulai dari keseadaran diri sendiri dengan mengutamakan cara berpikir dan bertindak positif, terkhusus dalam mengahadapi setiap permasalahan yang ada saat ini, yaitu pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi Covid-19. Seluruh guru di SMAN 8 Medan telah berjanji akan semangat dan tidak menyerah dalam mendidik peserta didiknya. Kita janji akan lebih kreatif dan inovatif demi terciptanya kemajuan pendidikan kita di Sumut yang bermartabat ini ,"katanya saat membuka penandatangan MoU Gerak Maju Pendidikan Menengah, di aula SMAN 8 Medan, Jumat (11/9).

Lanjutnya, ia berharap dengan adanya komitmen bersama ini pendidikan di SMAN 8 Medan semakin maju, serta mampu meningkatkan kompetensi, keterampilan dan integritas baik pada gurunya maupun peserta didiknya.

Usai dilaksanakannya penandatanganan MoU kepada seluruh jajaran guru di SMAN 8 Medan, dilanjutkan acara kebaktian yang dipimpin Pdt Apa Daya Gea STh dari Banua Niha Keriso Protestan (BNKP). Kebaktian ini dimaksudkan untuk meningkatkan tali silahturahim di antara sesama guru yang beragama Kristen serta untuk mendoakan Indonesia agar pandemi Covid-19 segera berakhir.

"Sudah beberapa bulan kita tidak melakukan KBM tatap muka, sehingga sulit berkumpul semua. Dan puji Tuhan ada kesempatan yang baik untuk berkumpul sehingga kita mengambil inisiatif untuk melalukan ibadah bersama ini. Kita percaya semakin banyak kita berdoa kepada Tuhan, Covid-19 ini akan musnah dari muka bumi ini,"katanya.

Sementara Pdt Apa Daya Gea dalam khotbahnya menyampaikan bahwa terciptanya komunitas yang rukun karena adanya kerjasama yang baik antara satu dengan yang lain. Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh stakeholder di SMAN 8 Medan untuk tetap bergandeng tangan dalam memelihara dan menjaga kerukunan.

"Ketika ada kerukunan , maka nama baik terjaga serta tidak ada konflik . Sehingga berkat Tuhan pun akan terus mengalir, terlebih SMAN 8 Medan akan menjadi alamat berkat Tuhan bagi semua orang. Ingat ketika hati kita diisi oleh roh Tuhan maka yang muncul adalah kebaikan dan sukacita. Kita adalah bagian yang berbeda dengan yang lain namun tidak bisa terpisahkan . Mari terus menjaga kerukunan dimanapun kita berada ,ketika kita bersatu apa yang akan kita doakan pasti akan terkabulkan. Terkhusus dalam mengangkat dan menghentikan pandemi Covid-19 ini,"katanya. (M20/c)

T#gs Gerak Maju Pendidikan Menengah BermartabatSMAN 8 MedanSiap Sukseskan
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments