Jumat, 05 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Sekolah
  • Rumah Dinas Kepsek SDN 010014 Sei Kepayang Memprihatinkan

Rumah Dinas Kepsek SDN 010014 Sei Kepayang Memprihatinkan

Rabu, 29 Januari 2014 17:44 WIB
Sei Kepayang (SIB)- Di saat Pemerintah gencarnya meningkatkan anggaran peningkatan mutu pendidikan nasional, masih ada ditemukan sarana dan prasarana sekolah di daerah yang tidak tersentuh pembangunan, seperti bangunan rumah dinas Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 010014 Desa Sei Lendir Kecamatan Sei Kepayang Asahan, sebagaimana hasil pantauan SIB, Senin (20/1) di sekolah tersebut.

Kepsek SDN 010014, Fauziah kepada SIB, Selasa (21/1) mengatakan telah berupaya mengusulkan rehabilitasi bangunan rumah dinas kepala sekolah tapi belum terealisasi. “Sudah diusulkan agar rumah dinas kepala sekolah SDN 010014 ini direhab. Yang ada hanya biaya rehab lokal dan pembangunan ruang perpustakaan,” tuturnya.

Senin (20/1) SIB menjambangi sebuah rumah yang berdampingan dan masih berada di lingkungan SDN 010014 di Desa Sei Lendir Kecamatan Sei Kepayang Barat Asahan. Dari luar sangat jelas terlihat kondisi fisik bangunan tua yang telah berusia puluhan tahun itu kumuh.

Selasar depan bangunan dipenuhi tanah lumpur, dinding depan jorok. Dilihat dari dekat bagian atas selasar depan yang dilapisi triplek sudah usang dan kusam, bahkan daun triplek nyaris lepas dan menguntai.

Sangat memprihatinkan, dinding dan langit-langit atas bagian dalam ruangan yang dihuni Tina bersama suami dan enam anaknya selama hampir 10 tahun itu telah berwarna hitam kusam dan seluruh fisik bagian dalam sangat tidak layak ditempati Tina bersuamikan nelayan dengan ke-enam anaknya.

“Sekitar 10 tahun kami tinggal di sini. Beginilah kondisinya,” kata wanita bernama Tina dengan seorang suami berprofesi nelayan dan enam anaknya itu polos saat ditanya SIB. Tina yang berjualan makanan ringan di depan sekolah mengaku bisa menempati bangunan itu karena ayahnya penjaga sekolah dan dari pekerjaan itu menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Seluruh fisik bangunan sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak huni. Menurut Fauziah, bangunan kumuh yang sudah berusia uzur itu sebenarnya bukan rumah penjaga sekolah melainkan rumah dinas kepala sekolah. “Sebenarnya bangunan itu bukan rumah dinas penjaga sekolah, tapi rumah dinas kepsek,” kata Fauziah menegaskan.

Bukan hanya rumah dinas yang dihuni Tina dan keluarganya saja yang belum tersentuh perbaikan, kondisi fisik bangunan di lingkungan Kantor UPT Sei Kepayang Barat pun mengalami hal yang sama. Salah seorang tenaga pendidik yang hendak menempati salah satu bangunan di UPT tersebut pernah disambangi SIB. Seorang lelaki muda mengaku tenaga pendidik menempati rumah dinas yang struktur bangunannya rusak sepanjang bersedia memperbaiki menggunakan dana pribadi. “Saya mau tinggal di sini makanya saya perbaiki dengan uang sendiri, karena tidak ada dana dari pemerintah dan sebenarnya rumah dinas ini untuk guru PNS yang bertugas di daerah ini. Sayang tidak ditempati makanya saya manfaatkan,” kata pria itu sembari melanjutkan kerjanya. (D22/r)





T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments