Jumat, 07 Agu 2020
  • Home
  • Sekolah
  • Pertama di Medan, SMAN 13 Belajar Online dengan Microsoft Teams

Pertama di Medan, SMAN 13 Belajar Online dengan Microsoft Teams

redaksisib Senin, 20 Juli 2020 18:55 WIB
kumparan.com

Ilustrasi

Medan (SIB)
Guna meningkatkan kualitas dan keefektifan belajar online tahun ajaran baru 2020/2021, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 13 Medan telah selesai melakukan kegiatan pelatihan microsoft teams bagi guru dan siswa.

Aplikasi itu bertujuan untuk meningkatkan literasi pendidik di era teknologi saat ini. Di mana pendidik dapat menerapkan pembelajaran berbasis digital yang dapat menghasilkan model alternatif pembelajaran yang fleksibel dan dapat menjangkau siswa di manapun berada.

Kepala SMAN 13 Medan Mukhlis mengatakan, microsoft teams ini merupakan aplikasi terbaru di Kota Medan, baru SMAN 13 yang menggunakannya. Aplikasi ini sejenis dengan google classroom maupun zoom, hanya saja yang membedakannya aplikasi ini dapat menghadirkan hingga ribuan pengguna.

"Sebelum kita terapkan pemakaian aplikasi ini, kita telah melakukan webinar pelatihan daring pemanfaatan microsoft teams bagi seluruh guru SMAN 13 Medan dengan instruktur dipandu langsung oleh Yandri Soeyono SSi MPd, selaku master microsoft educator trainer, asal Surabaya dan Vira Afriati MPd yang merupakan guru SMAN 13 Medan. Keduanya merupakan alumni Diklat Korsel P4TK Matematika yang telah dilatih di Jepang," kata Mukhlis kepada SIB di Medan, Kamis (16/7).

Dikatakannya, aplikasi ini memiliki banyak keunggulan dan manfaat yang memiliki beragam fitur yang dapat mendukung aktivitas pembelajaran secara online di tengah kondisi sekarang ini yang masih diharuskan tidak berkerumun atas pandemi Covid-19.

“Dengan microsoft teams yang memliki banyak fitur dapat mendukung pembelajaran layaknya tatap muka dan telah dikemas dalam satu tempat yang memudahkan guru dalam melakukan monitoring aktivitas siswa,” ungkapnya.

Lanjutnya, SMAN 13 Medan sangat bersyukur sebagai pengguna microsof teams pertama di Medan bahkan di Sumut, karena melalui pelatihan yang telah digelar guru-guru tahu bahwa alat ini dapat merancang kelas virtual yang memudahkan pendidik dan siswa untuk berkomunikasi dan berkolaborasi sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih baik.

“Selain itu, pendidik dapat dengan mudah mendelegasikan tugas sekaligus memeriksa pekerjaan siswa. Dan bisa dilakukan tanya jawab secara langsung bagi siswa yang masih belum mengerti tentang materi yang disampaikan gurunya. Serta kepala sekolah dan orangtua pun dapat memantau KBM yang sedang berlangsung,” katanya.

Ditambahkannya, penggunaan microsoft teams ini sudah dimulai sejak, Senin (13/7) pada saat dilakukannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa dan semua prosesnya berjalan sangat lancar dan efektif.

"Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi MPLS, ada yang menggunakan smartphone maupun laptop. Adapun materi yang disampaikan melalui virtual kepada siswa, seperti pengenalan guru-guru mata pelajaran, profil sekolah, organisasi dan lainnya.

Kita berharap sekolah lain juga dapat menggunakan aplikasi virtual ini. Karena sangat membantu , sebab aplikasi ini dapat menghadirkan ribuan pengguna. Jadi siswa-siswi kita dapat mengetahui wajah-wajah teman dan gurunya secara langsung meski online. Untuk guru kita sendiri sedang dipakai juga jasanya di sekolah lainnya," ujarnya. (M20/c)
T#gs belajar onlineMedanMicrosoft TeamsPertamaSMAN 13Sekolah
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments