Kamis, 18 Jul 2019
  • Home
  • Sekolah
  • Menperin Serukan Pendidikan Vokasi Fokus ke Manufaktur dan Digital

Menperin Serukan Pendidikan Vokasi Fokus ke Manufaktur dan Digital

admin Rabu, 15 Mei 2019 14:41 WIB
Ant/Kementerian Perindustrian
VOKASI : Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) berbincang dengan Tenaga Ahli Kementerian Perindustrian Bidang Pengembangan Pendidikan Kejuruan dan Vokasi Industri, Mujiyono (kiri) pada peluncuran Pendidikan Vokasi Link and Match Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan Industri, beberapa waktu lalu.
Jakarta (SIB) -Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mengemukakan yang dibutuhkan Indonesia saat ini dalam memacu pertumbuhan ekonomi nasional, selain merevitalisasi sektor industri manufaktur, juga perlu dilakukan pembenahan di sektor pendidikan.

"Khususnya pendidikan vokasi yang fokus kepada sektor manufaktur dan ekonomi digital karena akan menjadi kunci pertumbuhan industri dan ekonomi Indonesia selanjutnya," ujar Airlangga lewat keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Guna mencapai sasaran tersebut, menurut Airlangga, pengoptimalan peran dari pendidikan vokasi seperti politeknik harus ditingkatkan. Selain itu, lanjut dia, perlu masifnya kegiatan reskilling dan pelatihan kompetensi dalam membangun kualitas SDM Indonesia terutama di sektor industri.

"Program ini akan menjadi mainstream dalam kebijakan pendidikan selanjutnya," ujar Airlangga.

Oleh karena itu, menurut dia, Indonesia harus merombak kurikulum pendidikan dengan lebih menekankan pada bidang Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics (STEAM). "Sebab, pendidikan ini yang menjadi basis manufaktur dan ekonomi digital pada masa mendatang," imbuhnya.

Airlangga menambahkan, pihaknya juga mendorong pelaku industri bersama pemangku kepentingan terkait seperti lembaga riset dan perguruan tinggi untuk aktif melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam upaya menciptakan inovasi di sektor manufaktur.

"Agar pelaku industri dapat terdorong untuk terlibat dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi serta aktif melakukan kegiatan litbang, pemerintah akan meluncurkan insentif super deductible tax," katanya.

Airlangga yakin fasilitas tersebut bakal menciptakan tenaga kerja industri yang kompeten serta menghasilkan inovasi produk. (Ant/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments