Selasa, 20 Agu 2019
  • Home
  • Sekolah
  • Komite SDLB Negeri 117709 Surati Pemkab Labuhanbatu Minta Sediakan Lahan

Dianggap Tidak Layak Karena Dikelilingi Jurang dan Fasilitas Minim

Komite SDLB Negeri 117709 Surati Pemkab Labuhanbatu Minta Sediakan Lahan

admin Rabu, 14 Agustus 2019 21:16 WIB
Ketua Komite SDLB Negeri 117709 Kampung Baru Moh. Zulfantri Siregar (kanan) didampingi Sekretaris Rahmat Sihombing.
Rantauprapat (SIB) -Komite Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Nomor 117709 Kampung Baru Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu menyurati Pemkab Labuhanbatu guna menyediakan lahan pembangunan fasilitas baru seluas 2 hektar. Pasalnya Pemerintah Pusat siap mengucurkan dana pembangunan dimaksud tetapi pemerintah daerah harus menyediakan lahan tempat pembangunan tersebut.

Selain itu lanjutnya, areal gedung SDLB yang ada saat ini sudah sangat tidak layak dimana lokasi yang ada sangat kecil, dikelilingi jurang dan minim fasilitas guna dipergunakan puluhan anak disabilitas sudah tidak layak.

Hal itu diungkapkan Ketua Komite SDLB Negeri 117709 Kampung Baru, Moh. Zulfantri Siregar didampingi Sekretaris Rahmat Sihombing ketika berbincang di salah satu Café Jalan Sirandorung, Selasa (30/7) sore.

"Ada dana APBN siap dikucurkan, syaratnya harus ada lahan," ungkap Zulfantri. Oleh sebab itu lanjutnya pihaknya menyurati pemkab agar bersinergi.

Bila program pusat ini tidak direspon lanjutnya, maka dana APBN akan dialihkan ke daerah lain sementara memang dana dimaksud sangat dibutuhkan untuk puluhan anak penyandang disabilitas di daerah ini.

Lebih jauh dikatakannya, informasi yang didapat, Pemkab Labuhanbatu justru bermohon agar PTPN 3 memberikan lahan seluas 2 Ha untuk pertapakan dimaksud, padahal setahu kita lahan Pemda ada misalnya lahan di belakang pasar Sioldengon, lahan di samping SMK Negeri 2, atau di samping SMA Plus.

Kepala SDLB Nomor 117709 Kampung Baru Rosmanidar Dalimunthe ketika dihubungi melalui selularnya, Kamis (1/8) sore kepada wartawan mengatakan pihaknya menyetujui surat permohonan Komite Sekolah dimana kondisi sekolah yang dipimpinnya itu sudah sangat tidak layak khususnya kepada anak yang menyandang disabilitas sebab selain kondisi sekolah kecil, juga fasilitas sangat minim, sehingga tidak mungkin melakukan pembangunan untuk penambahan ruang kelas belajar (RKB) yang baru sebab dikelilingi jurang. "Areal sekolah dikelilingi jurang pak, kita siapkan proposal pembangunan, moga tercapai," ungkap Rosmanidar yang mengaku sedang rapat terkait dengan pihak provinsi.

Kepala sekolah yang mendidik 76 anak dari berbagai disabilitas itu berharap Pemkab Labuhanbatu dapat mendukung program ini demi kemajuan dan peningkatan anak didik khususnya penyandang disabilitas di daerah ini.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Rosmawati Nadeak ketika dikonfirmasi melalui selularnya, Kamis (1/8) sore kepada wartawan membenarkan hal tersebut.

"Ya, Kemdikbud siapkan dana untuk Pembangunan Fasilitas SDLB di Labuhanbatu, Syaratnya siapkan lahan," ungkap Rosmawati.
Bila Pemkab Labuhanbatu lanjutnya tidak menyediakan lahan untuk pembangunan gedung dan sarana pendukung SLB tahun ini, maka Pusat akan mengalihkan ke daerah lain, itu berarti warga penyandang disabilitas di daerah ini yang akan dirugikan.

Dicontohkannya, Kemdikbud Pusat membangun fasilitas SLB Pembina yang berada di Medan Utara yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap untuk penyandang berbagai disabilitas anak sebagai pilot projek. Hal yang sama juga katanya akan dilakukan di daerah ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Labuhanbatu Ahmad Mufli,SH dan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemkab Labuhanbatu Ihsan Rambe ketika dihubungi beberapa kali Kamis (1/8) sore, walau nada panggil masuk guna menindaklanjuti hal tersebut di atas namun tidak ada respon. (L03/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments