Jumat, 06 Des 2019
  • Home
  • Sekolah
  • Hasil UNBK, Seluruh Siswa SMA dan SMK di Samosir Lulus

Hasil UNBK, Seluruh Siswa SMA dan SMK di Samosir Lulus

admin Rabu, 15 Mei 2019 15:00 WIB
Ilustrasi
Samosir (SIB) -Sebanyak 2540 siswa SMA dan SMK se-Kabupaten Samosir lulus 100 persen pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan ujian sekolah pada beberapa waktu yang lalu.

Hal itu disampaikan, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Balige Provinsi Sumatera Utara (Provsu), Alfred Silalahi kepada SIB melalui seluler, Selasa (14/5). Dia menegaskan, secara umum pelaksanaan ujian nasional khususnya di Kabupaten Tobasa dan Kabupaten Samosir dapat berjalan dengan lancar meskipun di beberapa daerah mengalami sedikit kendala teknis.

Terutama jaringan listrik yang disediakan PT. PLN yang sempat padam beberapa jam serta koneksi jaringan internet yang melambat. Namun semua masalah itu dapat teratasi, sehingga pelaksanaan UNBK pada sekolah-sekolah yang ditentukan dapat kembali berjalan dengan normal.

"Khusus untuk sekolah-sekolah yang belum bisa menerapkan ujian berbasis komputer, pihaknya melalui cabang Dinas Pendidikan Balige akan terus meningkatkan koordinasi. Termasuk mengupayakan anggaran untuk pengadaan komputer, sehingga di tahun mendatang semua sekolah dapat menyelenggarakan UNBK," kata Kacabdis Pendidikan Balige Provsu, Alfred Silalahi

Terpisah, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Kabupaten Samosir, Bilpon Simbolon menambahkan, sebelumnya jumlah siswa SMA di Samosir yang mengikuti UNBK sebanyak 1805 siswa. Sedangkan mata pelajaran yang diujikan yakni, mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan mata pelajaran pilihan, sekaligus seluruh pelaksanaan UNBK telah berjalan sesuai dengan prosedur hukum atau ketentuan yang berlaku.

Diberitakan sebelumnya, Kacabdis Pendidikan Balige, Alfred Silalahi menegaskan, bahwa ujian nasional merupakan salah satu faktor pengukur capaian standar kompetensi lulusan, standar isi serta proses belajar mengajar dan penilaian. Dia melanjutkan, ujian nasional tidak lagi menjadi standar penentu kelulusan, melainkan hasilnya akan digunakan untuk pemetaan mutu pendidikan, pertimbangan masuk perguruan tinggi dan pemberian bantuan bagi satuan pendidikan.

Ditambahkannya, selain itu sebanyak 22 SMA dan SMK telah mengikuti UNBK dan ujian sekolah bertaraf nasional di antaranya 1805 siswa SMA dan 735 siswa SMK se-Kabupaten Samosir. (H05/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments