Senin, 23 Sep 2019
  • Home
  • Sekolah
  • Gubernur Sumut Mau Fasilitasi Guru-Guru Belajar ke Akmil

Gubernur Sumut Mau Fasilitasi Guru-Guru Belajar ke Akmil

* Sukses Guru Sukses Anak Didik
admin Rabu, 31 Juli 2019 20:09 WIB
SIB/Dok
SMAN 2 : Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berkunjung SMAN 2 Balige Jalan Dr Adrianus No. 1, Soposurung, Balige, Toba Samosir, Senin (29/7). Dalam kesempatan itu Edy Rahmayadi memberikan pengarahan dan motivasi kepada para siswa dan guru di lingkungan sekolah tersebut dan meninjau beberapa fasilitas sekolah
Balige (SIB) -Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mau memfasilitasi guru-guru untuk belajar ke Akademi Militer (Akmil). Sebab kunci pembangunan karakter anak didik juga dipengaruhi peran sekolah, khususnya guru. Sebab dalam sehari, seorang anak menghabiskan waktunya di lingkungan lembaga pendidikan selama 8 jam. Sehingga tenaga pendidik berperan besar dalam membentuk sikap dan perilaku generasi muda.

"Jadi itulah kenapa kualitas guru itu penting. Agar dapat memberikan pendidikan berkualitas. Untuk itu saya nanti mau fasilitasi guru-guru untuk belajar ke Akmil (Akademi Militer), supaya bisa mendapatkan pembelajaran. Karena saya pernah di sana, kualitasnya bagus," jelas Gubernur Edy Rahmayadi bersama Ketua TP-PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi saat mengunjungi SMAN 2 Balige, di Soposurung, Kabupaten Tobasa, Senin (29/7).

Turut hadir mendampingi Gubernur, Asisten I Jumsadi, Kepala Dinas Pendidikan Arsyad Lubis, Kadisbudpar Hidayati, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Dahler Lubis, Kadishub Abdul Haris Lubis, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Ria Telaumbanua dan Kadisdukcapil Ismael Sinaga serta pejabat Pemkab setempat.

Menurut Gubernur, sebagian besar paradigma yang ada mengedepankan konsep menghafal daripada memahami sesuatu. Karenanya perlu ada konsep yang jelas dan berkelanjutan. Hal ini agar peserta didik lebih diutamakan mengerti materi yang disampaikan guru. Untuk itu Gubernur menegaskan bahwa sektor pendidikan adalah prioritas pembangunan di Sumut.
"Kita butuh anak kita itu jago (hebat/cerdas), bukan kita. Kalau kita sudah lewat masanya. Makanya yang pertama saya ingin perbaiki itu pendidikan. Itu kenapa saya 'usil' dengan ini, karena ini visi saya," tegasnya.

Sebagai catatan, Gubernur mengingatkan bahwa jika kemampuan guru bernilai 10, maka anak didik hanya bisa menerima ilmunya maksimal sebesar 60 persen. Dengan begitu, seorang tenaga pendidik harus memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menjadikan murid luar biasa. "Terimakasih, sukses buat kalian (guru). Suksesnya (kualitas) kalian adalah suksesnya anak-anak," pungkasnya.

Kunjungan mendadak ini dilakukan Gubernur di sela kegiatan mendampingi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di daerah ini. Melihat kedatangan orang nomor satu di Sumut ini, para siswa dan guru SMAN 2 Balige pun tampak gembira. Bahkan, tidak sedikit yang berebut ingin bersalaman atau berswafoto dengan Gubernur Edy Rahmayadi.

Usai pertemuan, Gubernur pun menyempatkan meninjau fasilitas yang ada di SMAN 2 unggulan Balige serta Asrama Soposurung yang menampung 360 siswa dari berbagai daerah.

Dalam hal ini, Pengelola Sekolah Desman memaparkan bagaimana pengelolaan sekolah dijalankan dengan berbagai fasilitas pendukung kegiatan sekolah serta kebutuhan sehari-hari anak didik di asrama.(Rel/M11/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments