Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Sekolah
  • Buka Wawasan, 70 Siswa SD Methodis Medan Terima Paparan Soal Lingkungan Hidup

Buka Wawasan, 70 Siswa SD Methodis Medan Terima Paparan Soal Lingkungan Hidup

Rabu, 29 Januari 2014 17:37 WIB
SIB/Int
Sejumlah siswa sekolah dasar tengah melakukan penanaman pohon sebagai upaya penanaman kareakter peduli lingkungan sejak dini.
Medan (SIB)- Sebanyak 70 siswa SD Methodist Jalan Hang Tuag Medan penuh sukacita. Pasalnya PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) memberi pendidikan dini soal  teknologi dan lingkungan termasuk Global Warning  yang paparannya jelas dibarengi dengan slide, Sabtu (25/1). Kemudian dilanjutkan  dengan penanaman pohon di jalan tersebut.

Usai memberi paparan, maka dibuat pertanyaan dibarengi lagi dengan hadiah souvenir sehingga membuat para siswa saling berebut menjawab pertanyan. Hal ini membuat pihak Sharp kewalahan melayaninya. Bagi yang benar menjawab maka yang bersangkutan menerima hadiah souvenir. Suasana gembira dan akrab.

Sementara itu Branch Manager Sharp Medan Suwandi mengatakan dua tahun lalu Sharp juga pernah ke sekolah Methodist, namun tahun ini memaparkan tentang pendidikan lingkungan sejak dini.

“Sharp ke sekolah ini untuk bisa berkontribusi terhadap lingkungan berkaitan dengan kegiatan CSR tentang pendidikan lingkungan,” kata Suwandi di hadapan 70 murid SD kelas 5 Methodist 1 tersebut.

Suwandi mengatakan, sekarang ini lingkungan menjadi topik yang serius di seluruh dunia sehingga perlu pendidikan lingkungan sejak dini. Bagi Sharp sendiri, katanya, lingkungan yang bersih dan sehat memang menjadi perhatian serius. Untuk itu, Sharp menghasilkan produk-produk yang ramah lingkungan seperti AC plasmaculer.

Pandu Setio PR & CSR Manager PT SEID mengatakan, pihaknya juga berkontribusi terhadap lingkungan dan masyarakat melalui kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR) dengan mendatangi salah satu sekolah dasar seperti SD Methodist 1 Medan ini. Roadshow dan CSR Sharp digelar di empat kota di Sumatera yakni Lampung, Padang, Pekanbaru dan Medan.

"Kegiatan CSR Sharp kali ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai listrik dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, sumber energi, serta pengetahuan mengenai global warming dan pelestarian lingkungan dengan cara yang sederhana, menyenangkan dan mudah dipahami.

Selain itu Sharp pun berbagi pengetahuan mengenai mekanisme kerja produk elektronik sebagai dasar pengetahuan akan perkembangan teknologi.  “Harapannya, setiap anak mampu untuk berpikir secara logis dan memperoleh pengetahuan yang baru,” ungkapnya.

Selain kegiatan yang bersifat teori dan praktek yang edukatif tersebut, pihaknya juga mengajak anak-anak SD Methodist 1 tersebut menanam pohon di areal sekolah guna menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya kegiatan pelestarian lingkungan demi masa depan. Di sekolah ini diserahkan  10 pohon buah-buahan dan peralatan kebersihan kepada pihak sekolah.

Ia menyebut kegiatan ini sangat baik sekali, karena dapat membuka wawasan siswa untuk dapat lebih paham lagi mengenai apa itu global warming dan cara pencegahannya, serta mengenai teknologi dan lingkungan.  “Diharapkan ke depannya anak-anak ini akan menjadi lebih peduli,” terangnya.

Pandu menyebut kegiatan ini dapat berkontribusi turut mencerdaskan anak bangsa,  meningkatkan kesadaran dan merangsang anak-anak tersebut untuk secara aktif melakukan kegiatan pelestarian lingkungan sejak dini.

Andre dari PT SEID Jakarta memaparkan tentang lingkungan yang perlu dipelihara dengan baik. Ia mencontohkan penggunaan listrik harus hemat dan memperhatikan penggunaan saklar. “Kalau kita boros listrik juga berpotensi lingkungan menjadi tidak baik,” katanya.

Andre juga memaparkan ke murid-murid SD tentang bagaimana proses elektronik sebuah TV menampilkan gambar. Juga kulkas dapat membekukan air menjadi gumpalan es. AC dapat jadi dingin karena ada mesinnya (evaporator, kondeser, kompresor). “Teknologi bisa menjadi teman atau musuh bagi lingkungan,” kata Andre.

Hesti dari SEID Jakarta juga menerangkan tentang kondisi bumi saat ini maka diharapkan kita semua menjaganya.

Herlina Hutauruk, Kepsek SD Methodist 1 Medan mengatakan terimakasih kepada Sharp yang menjelaskan tentang pendidikan dini bagi murid-murid.
Anak-anak kelas 5 SD ini memang perlu mengetahui tentang lingkungan sejak dini. Apalagi sekarang ada global warming (pemanasan global). “Jadi kita harus mengetahui tentang lingkungan kita,” katanya. Bila kamu berbuat sesuatu yang penting maka akan berguna bagi dirimu sendiri. (A3/q)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments