Sabtu, 06 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Sekolah
  • 150 Siswa/I Kelas X SMA Methodist-1 Medan Retreat di GBKP Sibolangit

150 Siswa/I Kelas X SMA Methodist-1 Medan Retreat di GBKP Sibolangit

Rabu, 12 Februari 2014 20:38 WIB
Medan (SIB)- Sebanyak 150 siswa/i kelas X SMA Swasta Kristen Methodist-1 Medan mengikuti  Retreat di GBKP Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, belum lama ini.

Acara yang dipandu 6 pendeta dan guru tersebut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Gereja Methodist Indonesia (YP-GMI) Wilayah I Pdt KW Sinurat STh MPSi diwakili Pengurus Yayasan Pdt Guntur Ginting STH MPSi, Pimpinan Pergurun Kristen Methodist-1 (PKMI-1) Pdt Samidi Sitorus STh MPSi dan Kepala SMA Swasta Kristen Methodist 1 Medan Drs Bintoni Simatupang.

Ketua YP-GMI melalui Pdt KW Sinurat mengatakan, sesuai UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), disebutkan pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Dikatakan, manusia Indonesia seutuhnya merupakan manusia sebagaimana tujuan pendidikan nasional dan bila dianalisa, maka pendidikan nasional dimaksud titik fokusnya bukanlah menciptakan generasi cerdas secara intelektual saja, tetapi terlebih dahulu membentuk generasi cerdas spritualnya (beriman dan bertaqwa) dan kemudian kecerdasan sikap dan sosialnya.

Lebih lanjut dijelaskan, siswa cerdas secara intelektual belum tentu berhasil dalam kehidupannya dan bisa menjadi kaku dalam berpikir dan bertindak, dimana banyak orang pintar tetapi tidak sukses dalam karir. 

"Kecerdasan intelektual harus dibarengi oleh kecerdasan spritual dan keseimbangan antara aspek spritual dengan aspek kognitif (ilmu pengetahuan) akan meningkatkan kecerdasan psikomotor dan afektif anak. Hal inilah mendasari orangtua memilih sekolah-sekolah melakukan pendidikan agama yang kuat, seperti sekolah Methodist 1 Medan sebagai tempat pendidikan anak-anak mereka,"jelasnya.

Drs Bintoni Simatupang menambahkan sesungguhnya aspek spritual sering menjadi pusat motvasi bagi perkembangan kecerdasan intelektual dan perubahan perilaku siswa. Siswa yang secara sadar telah menerima keberadaannya di hadapan Tuhan akan cenderung berubah secara signifikan.

Katanya, besarnya pengaruh terhadap keberhasilan siswa dalam study adalah dipengaruhi aspek spritual terutama menyangkut aspek kecerdasan lainnya. Oleh karena itu, program sekolah guna peningkatan spritualitas siswa melalui pelaksanaan retreat menjadi agenda tahunan SMA Metodist 1 Medan guna membangun spritual siswa/I dan menangkal dampak negatif pengaruh lingkungan.

Sementara Ketua Panitia Pdt Alpin Purba STh menyebutkan, retreat  yang diikuti khusus siswa kelas X tersebut digelar selama 2 hari (30-31 Januari 2014)  dibagi dalam 4 kelompok dan setiap kelompok dibimbing oleh hamba Tuhan dan wali kelas. "Selain retreat  juga dirangkai berbagai permainan game sehingga menambah semangat segenap peserta" jelasnya. (A 8/c)
T#gs siswa
LebaranDPRDTebing
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments