Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Profil
  • Dokter Murah Hati, Melayani dengan Tarif Cuma Rp 10 Ribu
  • Home
  • Profil
  • Dokter Murah Hati, Melayani dengan Tarif Cuma Rp 10 Ribu

Dokter Murah Hati, Melayani dengan Tarif Cuma Rp 10 Ribu

admin Minggu, 15 September 2019 11:52 WIB
SIB/Rengga Sancaya/detikHealth
Dokter berhati mulia yang rela dibayar Rp 10 ribu.
Jakarta (SIB) -dr. Drh. Mangku Sitepoe merupakan dokter berusia 84 tahun yang masih aktif bekerja sosial memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Ia rela dibayar hanya dengan Rp 10 ribu.

Dokter Mangku kerap kali disebut sebagai dokter berprofesi ganda. Sebelum lulus menjadi dokter manusia di tahun 1978, dokter Mangku memulai karier kedokterannya sebagai dokter hewan terlebih dahulu.

Bersama 3 rekannya pada tahun 1995, pria kelahiran, Sumatera Utara ini menggagas klinik pengobatan gratis yang diberi nama Klinik Pratama Bhakti Sosial Kesehatan Santo Yohanes Penginjil di Kebayoran Baru.

Tahun 2003, karena klinik semakin ramai, dibukalah cabang dengan nama Klinik Pratama Bhakti Sosial Kesehatan Santo Tarsisius di Kebayoran Lama.

Dokter-dokter di klinik ini praktik atas nilai kemanusiaan. Meskipun hanya berbayar Rp 10 ribu, setiap pasien diberikan layanan kesehatan yang menyeluruh beserta obat-obatan. Bahkan untuk setiap pasien baru, pemeriksaan terkadang bisa memakan waktu 10 sampai 15 menit.

"Kami sampai saat ini masih mengabdi. Makanya saya ke mana-mana naik angkutan umum mikrolet karena saya juga nggak punya uang. Hanya mengandalkan uang pensiun saja sama bantuan anak-anak. Saya hidup dari situ," tutur ayah 3 orang anak ini.

Bagi dokter Mangku salah satu alasannya berteguh mengabdi menolong sesama dalam bakti sosial adalah karena tujuan hidupnya untuk membahagiakan makhluk hidup.

"Saya gak pernah praktek untuk cari uang. Kita hidup tuh untuk apa sih. Kalau saya maunya to make others happy. Itu kebanggaan saya, jadi saya ingin membantu sesama. Ini kebahagiaan saya. Sekarang saya gak cuma bisa bantu hewan tapi juga manusia, semua makhluk hidup. Saya bangga, senang, puas kalau sudah menyembuhkan makhluk hidup," jelas pria dari Kabupaten Karo sambil tersenyum. Mangku adalah dokter hewan, tetapi karena banyak warga yang berobat kepadanya akhirnya ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran USU untuk meraih gelar dokter umum.

Di masa tuanya pun dokter Mangku tetap produktif. Ia masih berbakti melayani pasiennya selama 5 hari dalam seminggu. Ia juga masih aktif menulis buku serta tulisan opini di media massa. Sejauh ini ia sudah menulis sebanyak 26 buku.

Dokter Mangku berbagi rahasia untuk tetap sehat dan aktif di usianya yang tergolong tua. Menurutnya semua dimulai dari psikis yang positif, olahraga yang teratur, dan konsumsi makanan yang bergizi. Roti, yoghurt plain, pisang, jeruk, dan kolang kaling menjadi menu sarapan andalan dokter Mangku untuk memulai hari. (detikhealth/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments