Selasa, 12 Nov 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Tim Swedia Kunjungi ITM Terkait Mengatasi Persoalan Sampah

Tim Swedia Kunjungi ITM Terkait Mengatasi Persoalan Sampah

admin Senin, 12 Agustus 2019 21:01 WIB
Medan (SIB) -Tim Swedia Paul dan Johan didampingi dua orang dari Indonesia mengunjungi Institut Teknologi Medan (ITM) di Jalan Gedung Arca Medan, Selasa lalu. Kunjungan mereka disambut Rektor ITM Mahrizal Masri, WR I dan IV Hermansyah Alam dan Mustafa, staf Yayasan Pendidikan Sosial dan Dwiwarna Hamzah, Kepala Humas ITM M Vivahmi.

Tim Swedia diskusi membahas terkait lingkungan dan energi, salah satunya sampah. Tim Swedia ingin membagi ilmu tentang biogas dengan ITM. Tim Swedia Paul mengaku, banyak kegiatan yang sudah dilakukannya di Indonesia terkait lingkungan dan energi antara lain di Palu dan Balikpapan. "Kali ini kami datang ke Sumut terkait permasalahan sampah. Kita Ingin mengetahui apa yang menjadi pokok persoalan tentang sampah di Sumut ini," tandasnya.

Dia mengatakan sudah bertemu peneliti dan swasta, kira-kira apa yang harus dilakukan dan sekarang ke ITM untuk menjalin kerja sama. "Apa yang bisa dikontribusikan ke Swedia untuk mengatasi persoalan sampah ini," ujarnya.

Sementara Johan menambahkan, menyelesaikan persoalan sampah ini harus dilakukan bersama-sama agar hasil yang diperoleh menjadi baik. " Ada tiga hal yang akan dikerjakan di Sumut khususnya Medan yakni, database. Sampah yang dihasilkan komposisinya seperti apa. Pemanfaatan teknologi seperti biogas, atau sampah menjadi kompos serta sosialisasi dan edukasi," terangnya.

Staf Yayasan Pendidikan dan Sosial Dwiwarna Hamzah dalam pertemuan itu menginginkan kontribusi ITM untuk kelanjutan ke depannya. Dia meminta pihak Swedia bisa kerjasama atau transfer ilmu dengan ITM. "Misalnya ada semacam MoU dengan Swedia untuk pengembangan kampus. Mungkin kuliah dan kewirausahaan," sebutnya.

Pihak Swedia menyambut baik gagasan ITM untuk MoU dengan Swedia. "MoU sangat menarik. Nanti akan kita pertimbangkan, " ungkapnya.

Sementara Rektor ITM Mahrizal Masri menyampaikan, ada dua jenis sampah yakni sampah perkebunan dan rumah tangga. Sampah perkebunan menurutnya tidak ada masalah.

Namun yang menjadi masalah sampah rumah tangga. Dia mengharapkan ITM melakukan penelitian tentang sampah, karena ini jalan pintu masuk ke Swedia. "Ajukan riset atau penelitian sendiri. Sebab Tim Swedia tujuannya datang ke Sumut ini untuk mendata," katanya.

Pada intinya dalam diskusi dan pertemuan itu disimpulkan ITM siap mendukung Tim Swedia untuk mengatasi persoalan sampah di Sumut khususnya Medan. Sehingga ke depannya Medan bersih dari sampah. (rel/M01/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments