Senin, 24 Feb 2020
Banner Menu
Detail Utama 1
  • Home
  • Pendidikan
  • Siapkan Dana Abadi Rp 70 T, Sri Mulyani Minta Nadiem Efektif Belanja Anggaran Pendidikan

Siapkan Dana Abadi Rp 70 T, Sri Mulyani Minta Nadiem Efektif Belanja Anggaran Pendidikan

Senin, 10 Februari 2020 21:48 WIB
inews.id

"Kebijakan spending yang menunjang pendidikan. Maka itu ada sekitar Rp60-Rp70 triliun telah dialokasikan untuk pengembangan SDM melalui dana abadi," ujar dia pada acara Mandiri Investment Forum 2020 di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (5/2).

Jakarta (SIB)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan dana abadi untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan sekitar Rp60-Rp70 triliun. Di mana pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam periode 2019-2024.

"Kebijakan spending yang menunjang pendidikan. Maka itu ada sekitar Rp60-Rp70 triliun telah dialokasikan untuk pengembangan SDM melalui dana abadi," ujar dia pada acara Mandiri Investment Forum 2020 di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (5/2).
Kemudian, lanjut dia tidak hanya aspek spending, alokasi dana abadi tersebut juga harus tersebar ke pemerintah daerah dan tidak hanya terpaku di pemerintah pusat.

"Jadi, ini harapan besar kami bagi Menteri Pendidikan yang masih muda. Saya sudah duduk dengan Menteri Pendidikan meminta agar spending pendidikan agar dialokasikan lebih efektif, apa itu gaji guru atau pembangunan ruangan kelas baru," ungkap dia.

Dia juga menuturkan kolaborasi antara Kementerian Keuangan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama yang mengelola madrasah, akan mampu mengelola dana abadi tersebut. Terutama penyalurannya untuk pendidikan usia dini dan terutama keluarga dengan pendapatan rendah.

"Ini adalah satu desain pengelolaan dana pendidikan dari mandat Undang-undang yaitu 20% dan ini banyak tantangan, banyak Pekerjaan Rumah (PR), tidak bisa dilakukan sendiri oleh kami (Kemenkeu), tapi juga Kementerian Pendidikan," ungkapnya.
Dia menambahkan pihaknya akan melakukan monitoring lebih detail terkait penggunaan dana abadi. "Sementara itu, untuk dukungan kepada keluarga miskin akan tersambung langsung dengan spending dana desa dan support kegiatan agrikultur," tandas dia. (RoL/d)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments