Jumat, 18 Okt 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Sekolah Pasca Sarjana USU Tahun Depan Buka Program Doktor Tidak Perlu Kuliah ke Kampus

Sekolah Pasca Sarjana USU Tahun Depan Buka Program Doktor Tidak Perlu Kuliah ke Kampus

Senin, 12 November 2018 21:10 WIB
SIB/Eddy Bukit
DIES NATALIS: Rektor USU Prof Runtung Sitepu, Direktur Sekolah Pasca Sarjana Prof Robert Sibarani, Prof Bomer Pasaribu dan petinggi USU foto bersama di acara peringatan Dies Natalis Sekolah Pasca Sarjana USU, Jumat (9/11).
Medan (SIB) -Peringatan Dies Natalis ke 33  Sekolah Pasca Sarjana USU diadakan secara sederhana di USU Medan, Jumat (9/11), dengan mendengarkan orasi ilmiah Prof Dr Bomer Pasaribu.

Direktur Sekolah Pasca Sarjana USU Prof Dr Robert Sibarani MS mengatakan, dies natalis tahun ini dengan tema "Pengukuhan eksistensi Sekolah Pasca Sarjana berbasis revolusi industry 4.0". Semua sudah tahu, telah ada sebuah perubahan dalam pendidikan termasuk dalam kehidupan yang  didasarkan pada teknologi informasi digital. Misal,  semua sudah tahu bahwa untuk pesan kebutuhan mobil sudah bisa lewat internet saja.

"Untuk pesan makanan bisa lewat internet, tidak perlu lagi kita ke warung untuk membeli kebutuhan kehidupan sehari-hari. Demikian pula dalam pendidikan, juga terjadi perubahan seperti itu. Contoh anak sekolah tidak perlu lagi beli kamus, karena kamus itu sudah ada dalam teknologi informasi. Ke depan tidak perlu lagi ke perpustakaan karena semua literature perpustakaan sudah bisa diakses melalui internet," katanya.

Suatu saat untuk mengikuti pendidikan itu tidak hanya lewat tatap muka, tetapi sudah bisa lewat internet. Dan dosen hanya menyampaikan pesan-pesan, lalu mahasiswa membuka internet. Maka Sekolah Pasca Sarjana USU sudah mencanangkan tahun depan akan membuka program doktor (S3) yang tidak perlu kuliah ke kampus melalui tatap muka. Namun, mahasiswanya tinggal melakukan penelitian ,tetapi harus punya promotor yang membimbingnya.

"Prodi ini kita mulai tahun depan karena di tempat lain sudah ada itu, seperti Malaysia. Namun kualitasnya harus dijaga dengan berbasis industry 4.0 itu. Di USU ini ada 23 prodi S3.  Rektor USU sudah menyatakan ada 30 calon mahasiswa untuk itu. Biaya kuliahnya bisa lebih tinggi dari yang regular," katanya.

Robert Sibarani juga menyinggung bahwa Sekolah Pasca Sarjana USU bisa disetarakan dengan Fakultas. Dan saya senang semua petinggi USU datang ke acara Dies Natalis Pasca Sarjana ini. Ia menyebut sekolah Pasca Sarjana ini setiap tahun menerima sekitar 2 ribu mahasiswa baru, dan yang tamat sekitar 70 persen. Sekolah ini dibuka 1985 dan sejak 1988 sudah muali menamatkan S2.

Sementara Rektor USU Prof Runtung Sitepu mewakili keluarga besar USU menyampaikan selamat Dies Natalis ke 33, semoga pada masa datang semakin maju, terutama peningkatan akreditasi prodinya.

Terkait dengan harapan status sekolah ini jadi setingkat dengan Fakultas,  sangat memungkinkan untuk merubahnya sesuai dengan statuta USU. "Akan kita bentuk tim untuk itu," kata Rektor.

Turut menyampaikan sambutan pada acara itu, mantan Direktur Pasca Sarjana Prof Sumono, Ketua Senat Universitas Prof Dr H Chairul Yoel, Ketua Dewan Guru Besar USU Prof Gontar Siregar, Ketua MWA USU Drs Panusunan Pasaribu MM. Peringatan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng dan penyerahan cinderamata kepada unsur pimpinan yang hadir. (A01/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments