Sabtu, 14 Des 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Ide Kreatif dan Penguasaan Teknologi Digital, Kunci Sukses Seorang Pengusaha

Seminar Nasional di FE UNPRI

Ide Kreatif dan Penguasaan Teknologi Digital, Kunci Sukses Seorang Pengusaha

redaksi Senin, 02 Desember 2019 23:02 WIB
SIB/Dok
Kewirausahaan : Narasumber Dr Tri Siwi Agustina menyampaikan pengalamannya tentang kewirausahaan pada seminar Nasional yang dilaksanakan FE Unpri di Medan baru-baru ini.
Medan (SIB)
Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Prima Indonesia (UNPRI) menggelar Seminar Nasional "Generasi Milenial Sebagai Entrepreneur di Era Revolusi Industri 4.0" baru-baru ini. Seminar tersebut dibuka Sekretaris Pelaksana (Sespel) Dr Mahriyuni MHum mewakili Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah I Medan.

Sespel L2Dikti memberikan apresiasi yang tinggi atas diadakannya seminar nasional untuk memacu mahasiswa, agar mempu menjadi pengusaha muda mandiri.

Pasalnya, pemerintah terus mendorong kampus mengedepankan pertumbuhan ekonomi kreatif yang dihasilkan mahasiswa di usia muda.

Menjadi penggiat wirausaha muda yang kreatif dan energik di bidang digital,khususnya di Sumatera Utara. Karenanya, mahasiswa harus terus dibekali kemampuan dan pengetahuan inovatif.
"Pemuda merupakan genarasi muda yang sangat berpengaruh besar terhadap proses pembangunan bangsa ini. Di era milenial ini, pemuda harus memiliki banyak peluang untuk bisa lebih maju dibandingkan generasi sebelumnya," kata Ketua Panitia Cut Fitri Rostina SE MM, kemarin, di Jalan Listrik Medan.

Acara juga dihadiri Pendiri UNPRI Dr dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Ketua BPH Dr Tommy Leonard SH MKn, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting, SSiT., M.Kes, Wakil Dekan FE UNPRI Henry SE MM.
Tampil sebagai narasumber Dr Tri Siwi Agustina SE MSi, Syaiful Burhan dan Eko Suhartono PhD beserta para mahasiswai FE UNPRI dan para undangan lainnya.

Sementara itu narasumber Dr Tri Siwi Agustina SE MSi (Pakar Kewirausahaan) memberikan pengalaman tentang kewirausahaan.
Dia menyampaikan, bahwa pengembangan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa sangat perlu didukung adanya stakeholder, orang tua mahasiswa, dukungan perguruan tinggi dan alumni perguruan tinggi.
Sedangkan pengusaha molen sukses Syaiful Burhan memberikan motivasi dan semangat kepada mahasiswa FE UNPRI. Menurutnya, perjuangan dan kegigihan menjadi modal dalam memulai sebuah bisnis. "Untuk menjadi pengusaha sukses itu, kita harus memiliki rasa percaya diri," katanya. Begitu juga narasumber Eko Suhartono PhD, Ketua Asosiasi Pendidik Kewirausahaan Indonesia (PERWIRA) memaparkan tentang kewirausahaan.

Terpisah, Rektor UNPRI Dr Chrismis Novalinda Ginting, SSiT., M.Kes mengatakan, di era digital ini tidak akan berdampak jika tidak diimbangi dengan kualitas generasi muda yang unggul.

Menurut Chrismis, anak muda sebagai generasi millenial, wajib bermimpi menjadi orang sukses, terutama menjadi pengusaha. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0, mereka harus pandai memanfaatkan teknologi digital untuk menangkap peluang usaha baru.
"Generasi millenial wajib bermimpi dan punya tujuan hidup. Tetapi kalau dalam sehari-hari tidak ada gerakan, pengorbanan, kerja keras dan kemampuan, mimpi itu tidak akan menjadi kenyataan," ungkap wanita cantik ini meyakinkan.
Sementara itu, Ketua BPH UNPRI Dr Tommy Leonard SH MKn kepada wartawan, Rabu (27/11) mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan kegiatan Seminar Nasional yang digelar oleh FE UNPRI.
Bagi Tommy, kehadiran narasumber sukses dalam seminar tersebut dapat memicu dan memberikan inspirasi kepada generasi muda menjadi seorang entrepreneur.

Di era Revolusi Industri 4.0 ini, kata tokoh pendidikan Sumut ini, persaingan di bidang ide-ide kreatif dan penguasaan teknologi digital menjadi salah satu kunci sukses seorang pengusaha. Dengan mengelola kreatifitas yang luar biasa, bangsa Indonesia akan menjadi lebih produktif dan dinamis.

Tommy juga menambahkan, Revolusi Industri 4.0 harus kita hadapi. Beragamnya etnis dan kebudayaan dapat mendorong kreatifitas dan inovasi generasi muda dalam membangun industri kreatif.
Menurut Tommy, perkembangan teknologi harus kita manfaatkan, namun produk lokal Indonesia tidak boleh ditinggalkan. (R6/t)


T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments