Jumat, 24 Mei 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • Guru Profesional Harus Mampu Gunakan TIK dalam Pembelajaran

Guru Profesional Harus Mampu Gunakan TIK dalam Pembelajaran

admin Senin, 08 April 2019 22:20 WIB
SIB/Dok
BINGKISAN: Bupati Deliserdang diwakili Sekda Darwin Zein didampingi Kepala BKD Yudi Hilmawan menyerahkan bingkisan kepada peserta dalam penutupan diklat Guru SMP se-Deliserdang di Lubukpakam, Selasa (2/4).
Lubukpakam (SIB) -Peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dewasa ini menjadi sangat penting. Penguasaan TIK mampu membantu guru dalam melaksanakan tugas lebih baik dalam proses belajar mengajar dan dapat meningkatkan mutu pendidikan sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman.

"Banyak kegiatan dalam pembelajaran yang bisa dilakukan guru dengan bantuan TIK, di antaranya adalah pengembangan sumber belajar, pembuatan rencana pembelajaran, penyampaian bahan ajar dan evaluasi pembelajaran. Guru profesional harus mampu aplikasikan TIK dalam proses pembelajaran," kata Bupati Deliserdang dalam sambutan yang dibacakan Sekda Darwin Zein dalam penutupan diklat Guru SMP di Aula BKD Deliserdang, Lubukpakam, Selasa (2/4).

Turut hadir dalam acara itu Kepala BKD Deliserdang Yudi Hilmawan SE MM, mewakili OPD terkait dan mewakili Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumut Hj Azlina Laila Syahriza.

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKD Deliserdang, Sunardi SSos dalam laporannya menyebut penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta diklat kepada dua perwakilan. Dimana pesertanya diikuti 40 orang dengan waktu diklat selama 12 hari atau 110 jam pelajaran, mulai dari tanggal 20 Maret hingga 2 April 2019.

Sunardi menyebutkan, selama diklat berlangsung dilakukan penilaian (angket) oleh sesama peserta. Terpilih peserta yang paling disiplin yaitu Dister Sinaga SPd (Guru SMP Negeri I Hamparan Perak), peserta yang menunjukkan kerjasama dalam menyelesaikan tugas-tugas yaitu Hari Indrawan Siregar SPd (Guru SMP Negeri I Batangkuis), peserta yang paling menunjukkan prakarsa yang membangun yaitu Emelia Sharmanuan Magdalena SE (Guru SMP Negeri 2 Pancur Batu), peserta yang paling menonjol perilaku kepemimpinan yaitu Hotlan Martua Simanjuntak (Guru SMP Negeri 1 Kutalimbaru).

Dari hasil proses belajar mengajar dan post test, 4 orang mendapatkan nilai tertinngi yaitu Dra Fauziah (Guru SMP Negeri 1 Patumbak), Nining Esti Rahayu SPd (Guru SMP Negeri 1 Tanjung Morawa), Safrijal SPd (Guru SMP Negeri 1 Beringin) dan Sri Rezeki SPd (Guru SMP Negeri 4 Percut Seituan).

Ditambahkan Sunardi, tujuan diklat untuk meningkatkan keterampilan para guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Sehingga dapat menunjang usaha peningkatan dan pemerataan mutu pendidikan sekaligus memecahkan permasalahan yang dihadapi dan dialami oleh guru dalam menjalankan tugas sehari-hari. (rel/C06/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments