Minggu, 08 Des 2019
  • Home
  • Pendidikan
  • 22 Lulusan Sekolah Pendeta HKBP Pematangsiantar Diwisuda

22 Lulusan Sekolah Pendeta HKBP Pematangsiantar Diwisuda

admin Senin, 18 Februari 2019 21:02 WIB
SIB/Meily Saragih
Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing bersama Direktur Sekolah Pendeta HKBP Pematangsiantar Pdt Drs Robert FH Silitonga MTh mewisuda lulusan Sekolah Pendeta HKBP Pematangsiantar, Sabtu (16/2) di Gereja HKBP Siantar Kota, Jalan Sangnaualuh Kota Pematangsiantar.

Pematangsiantar (SIB) - Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing bersama Direktur Sekolah Pendeta HKBP Pdt Drs Robert FH Silitonga MTh, mewisuda 22 lulusan sekolah pendeta HKBP, Sabtu (16/2), di Gereja HKBP Siantar Kota, Jalan Sangnaualuh Pematangsiantar.


Dalam kata Direktur Pdt Drs Robert FH Silitonga mengungkapkan kesempatan merupakan waktu yang sangat berharga dan bernilai dalam kehidupan. Demikian juga dengan belajar menjadi pengalaman pendidikan dalam hidup, dengan masuk ke dalam peristiwa/pengalaman dan mengkofrontir ilmu dan realita di jemaat. Sehingga menjadi proses pembelajaran yang senantiasa dianalisa dan dievaluasi secara progres dan berkesinambungan dan menjadi titik tolak dalam pengembangaan theologi yang kontekstual.


Dinamika pelayanan di sekolah pendeta tidak terlepas dari keinginan guru jemaat yang berprestasi , untuk diangkat menjadi pendeta di HKBP. Memaknai dan menghidupi tugas tersebut menjadi kesempatan dalam berteologi di tengah pelayanan , baik berupa pengajaran, pemberitaan dan penyembahan (Yoh 15,16).


Pendeta katanya dinilai dari pernyataannya dan kesetiaan terhadap panggilan, hidup dalam tohonan berarti Allah melayani melalui hambanya. Sehingga partohonan adalah service divine ministry. Dikatakan Pdt Robert FH Silitonga, disampaikan beberapa usul dan rekomendasi untuk penerimaan sekolah pendeta (bila dibuka) pada angkatan selanjutnya, bahwa memasuki sekolah pendeta bukan menjadi sarjana, tetapi sesuai dengan tujuan , menjadi pendeta yang terpanggil untuk memuliakan Tuhan , melalui persiapan dalam pengutusan menjadi pendeta dan menjadi pelayan yang memaknai hidup dan pelayanannya menjadi berita yang hidup.


Calon pendeta yang mempunyai spesifikasi /talenta khusus dalam bakat dan karakter yang dilihat dari track record/profile dan citra, panutan, teladan dalam keluarga/rumah tangga dan setia dalam perkataan, serta tulus dan rendah hati.


Selanjutnya, harapan dan tindakla jut yang disampaikan kepada Pimpinan HKBP seperti menyerahkan wisudawan dan wisudawati pada pimpinan HKBP, untuk tindak lanjut pelayanan setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Pendeta HKBP. Tindaklanjut sekolah pendeta sederhana dan berkualitas.


Persiapan penjaringan (bila dibuka), anggaran Semester I telah disetujui dan sudah masuk program dan anggaran 2019, mahasiswa dan mahasiswi sanggup mendanai pendidikan dan tidak terpisah dengan keluarga / ikut suami/isteri dan tidak dua dapur. Pimpinan dan dosen/pengawai menjadi role model dan beserta keluarga dalam memimpin dan mendampingi mahasiswa dalam pendidikan. Serta tempat Sekolah Pendeta HKBP tetap di Pematangsiantar.


Ephorus HKBP Pdt Dr Darwin Lumbantobing mengucapkan terimakasih kepada seluruh dosen/tenaga pengajar, pendeta dan pihak-pihak lain yang telah mendukung ,hingga terselenggaranya acara wisuda ini. Serta menjadi tradisi penyerahan wisudawan kepada pimpinan HKBP. Juga menjadi sejarah dari guru huria/ sintua menjadi pendeta.


Sehingga diharapkan dapat membawa perubahan, semuanya lanjut Pdt Dr Darwin Lumbantobing, tidak terlepas dari peranan dan dukungan keluarga yang sangat besar. Sehingga dapat meraih kesuksesan menjadi pendeta. Diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggungjawab, juga panggilan dalam pelayanan. Serta diharapkan juga untuk dapat beradaptasi dan memiliki nilai lebih.


Wali kota Pematangsiantar yang diwakili Leonardo Simanjuntak, dalam kata sambutannya mengungkapkan, dengan bekal ilmu yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan yang dilaksanakan lebjh kurang 4 tahun, sangat diyakini mampu membawa perubahan.


Persoalan yang dihadapi jemaat saat ini sangat kompleks dan cukup berat. Namun semuanya itu dapat dihadapi dengan pertolongan dari Tuhan. Selama kita berbagi pengetahuan, jadikanlah semangat dan motivasi diri selama berada di kampus, bermanfaat dan menghasilkan buah yang baik. Serta mampu menjalankan tugas dan tanggungjawabnya, dalam meningkatkan pelayanan ke depannya lebih baik . Tugas dan panggilanNya haruslah dikerjakan dengan segenap hati, jiwa dan akal budi.


Sebelum dilakukan wisuda, terlebih dahulu diadakan ibadah juga turut hadir pada kesempatan tersebut Kadep Diakonia Pdt Debora Sinaga MTh, Kadep Marturia Pdt Dr Ana Vera Pangaribuan , Sekjen Pdt David F Sibuea MTh DMin, Wakil Direktur Bidang Litbang Pdt Dr Riris Johana Siagian MSi, wakil direktur bidang Akademik Pdt Bangun Aruan MTh dan para dosen juga undangan lainnya. Serta dilanjutkan dengan acara foto dan makan bersama. (D03/l)

T#gs Sekolah Pendeta HKBP Pematangsiantar
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments