Jumat, 24 Mei 2019
  • Home
  • Pemilu
  • TPS Unik di Penjuru RI, dari Berbaju Adat hingga ala Pelaminan

TPS Unik di Penjuru RI, dari Berbaju Adat hingga ala Pelaminan

admin Kamis, 18 April 2019 14:26 WIB
Ant/Nyoman Hendra Wibowo
KPPS BERBUSANA ADAT NUSANTARA : Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berbusana adat Papua membantu warga memasukkan surat suara ke dalam kotak saat pemungutan suara Pemilu serentak 2019 di TPS 18 Desa Penarungan, Badung, Bali, Rabu (17/4). Anggota KPPS sengaja mengenakan busana adat nusantara untuk menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa serta Pemilu damai.
Padang (SIB) -Satu TPS di Padang, Sumatera Barat, tampil dengan gaya berbeda. Para petugas melayani pemilih dengan menggunakan 3 jenis pakaian khas, yakni Minang, India, dan Tionghoa.

TPS unik tersebut adalah TPS 02, yang berada di Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat.

"Kita mengajak warga untuk meramaikan TPS. Ini salah satu cara menunjukkan bahwa kita beragam," kata Lurah Belakang Pondok, Aidil Zulhani, Rabu (17/4).

Menurut Aidil, keunikan TPS 02 tersebut dilakukan sebagai salah satu mempertegas keberagaman budaya di Indonesia.
Para petugas di TPS menggunakan pakaian adat, dari pintu masuk TPS hingga di dalam TPS. TPS juga dihiasi belasan lampion yang menjadi ciri khas etnis Tionghoa.

Aidil mengatakan tema TPS ini sengaja diangkat sesuai keberagaman masyarakat yang bermukim di wilayah tersebut. Setidaknya di wilayah berpenduduk kurang-lebih 1.400 jiwa ini, ada 60 persen etnis Tionghoa, 30 persen Minangkabau, dan 10 persen India.
Di TPS 02 ini terdapat 290 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Selain itu, terdapat tiga pemilih pindahan.

Koboi
TPS unik juga ada di Jalan Tarakang, Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kota Makassar. TPS ini terbilang unik dan berbeda dari TPS pada umumnya. Seluruh petugas TPS terlihat menggunakan baju layaknya koboi. Menggunakan topi dan berkemeja, petugas TPS ini terlihat lebih santai dari TPS lain.

"Ini dari kebersamaan kami dalam menjalani Pilpres 2019 ini. Kami ingin tampil beda dari yang lain di sini adalah kelebihannya ada kekurangannya," kata petugas TPS Malimongan Tua, Sofyan, Rabu (17/4).

Sofyan menyebut penampilan petugasnya bukan tanpa sebab, melainkan untuk membuat suasana lebih santai dan cair. Ia juga berharap kostum ini menambah partisipasi pemilih untuk datang dan tidak golput.

"Juga semata-mata untuk menambah suasana sedikit happy, fokus dan meningkatkan partisipasi supaya masyarakat mau datang, betul," jelasnya.

Pelaminan
Di TPS 2 Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, petugas TPS mengenakan pakian adat Gorontalo. Bahkan TPS disulap layaknya tempat pernikahan.

Memasuki TPS 2, warga sudah disambut dengan petugas linmas yang menggunakan pakaian adat. Semua petugas KPPS baik yang laki-laki dan perempuan nampak memakai pakaian adat Gorontalo.

"Ini swadaya masyarakat sekitar untuk menghias TPS ini," kata Fedriyanto, Ketua KPPS.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku senang bisa menggunakan hak pilihnya. TPS dan petugas KPPS yang memakai pakaian adat dinilai unik.

"Ini pertama kali di lingkungan sini ada TPS yang unik. Semua petugas TPS dan pernik pernikahan pun ada di dalam TPS," kata Samsudin Hadju, warga Liluwo. (detikcom/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments