Kamis, 20 Jun 2019
  • Home
  • Pemilu
  • Pendukung Survenfo-Parlin Kembali Datangi KPU dan DPRD Pematangsiantar

Pendukung Survenfo-Parlin Kembali Datangi KPU dan DPRD Pematangsiantar

* Kuasa Hukum Daftarkan Gugatan ke PTUN
Kamis, 03 Desember 2015 19:57 WIB
Pematanggsiantar (SIB)- Ratusan pendukung Survenof Sirait-Parlindungan Sinaga kembali datangi Kantor KPU Pematangsiantar, Jalan Porsea, Pematangsiantar, Selasa (1/12). Kedatangan para pendukung yang didominasi kaum ibu ini untuk meminta para Komisioner KPU Pematangsiantar menunda pembatalan penetapan pasangan calon (paslon) Survenof-Parlin. Pantauan SIB, satu persatu massa pendukung Survenof-Parlin berorasi di luar gedung KPU Pematangsiantar. Sebab, pihak kepolisian dari Polres Pematangsiantar memagar betis para pendukung yang protes akan tindakan KPU Pematangsiantar agar tidak masuk ke dalam gedung KPU dengan alasan keamanan.

Ketua KPU Pematangsiantar Mangasi Tua Purba pun mendatangi massa pendukung dan mengatakan pihaknya hanya menjalankan putusan Bawaslu Sumut terkait koreksi Paslon Survenof Sirait-Parlindungan Sinaga. “Kami hanya menjalankan isi putusan Bawaslu Sumut,” terangnya. Tak terima dengan pernyataan Mangasi, massa pun meneriaki Ketua KPU Pematangsiantar ini.

Sementara, Survenof-Parlin melalui kuasa hukumnya, Muliady telah mengajukan gugatan ke PTUN Medan, dengan nomor register 98/G/2015/PTUN-MDN tgl 30 Nopember 2015 dengan objek perkara putusan pembatalan oleh KPU Pematangsiantar. Mulyadi menjelaskan, alasan pasangan ini mengajukan gugatan dikarenakan putusan DKPP bukan final dan mengikat, sehingga memberi ruang untuk melakukan banding, apabila putusan yang dikeluarkan tidak sesuai undang-undang yang berlaku. Dinilainya, KPU telah melakukan pelanggaran administrasi dengan mencoret Survenof-Parlin, karena putusan Panwaslih adalah final dan mengikat, sehingga tidak dapat dilakukan koreksi apalagi melakukan pembatalan.

“Ini sudah melanggar undang-undang yang berlaku, dan KPU Pematangsiantar seharusnya sudah paham dan mengerti akan hal ini,” ujarnya.

Di tempat terpisah, massa juga mendatangi Kantor DPRD Pematangsiantar, Rabu (2/12). Seyogianya massa menyampaikan aspirasi  berdialog dengan para komisioner KPUD setempat, tetapi tak ada satu pun wakil rakyat di kantornya.

Perwakilan massa mendengar penjelasan bahwa para wakil rakyat itu seluruhnya berangkat ke Semarang, Jawa Tengah.

Namun muncul Ketua DPRD Eliakim Simanjuntak di tengah kerumunan massa yang berjejal di pintu masuk kantor  DPRD.

Eliakim menjelaskan, seluruh anggota DPRD menjalankan tugas ke luar daerah, yang tinggal cuma dua orang, Eliakim Simanjuntak dan Timbul M Lingga SH. Tak mungkin kantor kosong di hari kerja, urainya dan menambahkan pihaknya minta maaf kepada massa atas kekurangan pelayanan pegawai sekretariat tadi.
 
Soal tuntutan massa menghadirkan komisioner KPUD ke kantor wakil rakyat tersebut direspons Ketua DPRD. Massa kemudian meninggalkan Kantor DPRD dengan tertib dibaluti rasa kecewa.(Dik/MS/C01/d)


T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments