Senin, 14 Okt 2019
  • Home
  • Pemilu
  • Pasangan Akhmad-Sopiyan Jalur Perseorangan Gugur di Pilkada Lebak

Pasangan Akhmad-Sopiyan Jalur Perseorangan Gugur di Pilkada Lebak

Jumat, 15 Desember 2017 15:53 WIB
Lebak (SIB) -Pasangan Akhmad Jajuli dan Sopiyan jalur perseorangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak dinyatakan gugur setelah dua kali tidak mengikuti sidang sengketa musyawarah yang digelar Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

"Ketidakhadiran pasangan Akhmad Jajuli- Sopiyan hari ini diputuskan gugur sebagai peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 melalui jalur perseorangan," kata Ketua Panwaslu Kabupaten Lebak Ade Juhroni di Lebak, Kamis (14/12).

Pasangan Akhmad Jajuli-Sopiyan pada sidang sengketa musyawarah pertama yang dilaksanakan, Senin (11/12) juga tidak hadir.

Berdasarkan aturan Bawaslu Nomor 15 tahun 2017 Pasal 21 tentang penyelesaian sengketa Bupati dan Wakil Bupati jika tidak dihadiri pemohon dua kali berturut-turut maka dinyatakan gugur.

"Kita saat ini tinggal membuat surat berita acara ketidakhadiran pasangan Akhmad Jajuli-Sopiyan itu," katanya menjelaskan.

Menurut dia, jadwal sengketa penyelesaian Pilkada jalur perseorangan, Kamis (14/12) juga mendengar saksi keterangan dari termohon KPU Lebak.

KPU setempat menghadirkan sebanyak enam saksi,termasuk saksi dari kepolisian untuk memberikan keterangan kepada Panwaslu.

Sebelumnya, saksi pemohon dari pasangan Cecep Sumarno - Didin Saprudin sudah dimintai keterangan sebanyak tujuh orang.

Dalam kesaksian itu, Panwaslu hanya mencatat keterangan dari saksi pemohon dan termohon.

Panwaslu akan menyimpulkan hasil sengketa musyawarah jalur perseorangan itu berdasarkan fakta-fakta persidangan.

Namun, keputusan Panwaslu itu hanya mencari kemufakatan penyelesaian musyawarah jalur perseorangan.

Apabila, pemohon dan termohon tidak merasa puas dalam keputusan kemufakatan itu bisa diproses lebih lanjut ke ranah PTUN.

"Kami akan memutuskan sengketa musyawarah Pilkada jalur perseorangan hari Sabtu (16/12) sesuai jadwal," katanya.

Sementara itu, Cedin Rosyad Nurdin, Komisioner KPU Kabupaten Lebak mengatakan ketidakhadiran pasangan Akhmad Jajuli dan Sopiyan sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak jalur perseorangan dinyatakan gugur.

Sebab, mereka sudah dua kali tidak menghadiri penyelesaian sengketa Pilkada yang digelar Panwaslu.

Pasangan Akhmad Jajuli dan Sopiyan dinyatakan gugur karena dua kali tidak hadir penyelesaian sengketa di Panwaslu maka dinyatakan gugur sesuai aturan Bawaslu Nomor 15 tahun 2017 Pasal 21 tentang penyelesaian sengketa Pilkada.

"Kami menyerahkan pasangan Akhmad Jajuli-Sopiyan kepada aturan Bawaslu," katanya. (Ant/h)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments