Senin, 16 Sep 2019
  • Home
  • Pemilu
  • PBB Tak akan Netral di Pilpres, Yusril Minta Kader Taat Keputusan

PBB Tak akan Netral di Pilpres, Yusril Minta Kader Taat Keputusan

admin Rabu, 16 Januari 2019 21:03 WIB

Jakarta (SIB)- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan mereka tak akan netral dalam Pilpres 2019. Lalu, mendukung siapa? Yusril awalnya ditanyai perihal deklarasi beberapa pengurus PBB untuk salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Yusril ditanyai hal tersebut setelah menyampaikan pidato di hadapan 287 caleg PBB se-Provinsi Jambi serta 250 pengurus wilayah dan cabang PBB se-Jambi. "DPP PBB selama ini mendiamkan saja deklarasi-deklarasi itu karena menghormati dinamika dan perbedaan di dalam partai.

Yang penting jangan salahmenyalahkan, apalagi sampai menjelekkan satu sama lain," kata Yusril seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (15/1). Yusril menegaskan, PBB merupakan partai berdaulat yang langkah politiknya tidak bisa dipaksakan dari luar struktur partai. Semua anggota partai, sebut Yusril, dituntut menaati keputusan partai.

Yusril juga menjelaskan soal apa yang dilakukannya sebagai penasihat hukum pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dia mengaku berkepentingan agar pemilu berjalan jujur dan adil. Sebagai partai Islam, Yusril menegaskan PBB juga berkepentingan agar tidak ada kebijakan- kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan Islam dan umat Islam. "PBB tidak sekadar berteori membela Islam.

PBB selalu berada paling depan membela Islam, termasuk mencegah terjadinya persekusi dan kriminalisasi terhadap para ulama," tegas Yusril. Yusril juga mengatakan dirinya telah memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo.

"Memberikan advis secara langsung kepada Pak Jokowi agar tidak akan pernah ada kebijakan yang merugikan kepentingan umat Islam, apalagi memberi angin kepada bangkitnya kembali komunisme. Pak Jokowi sepakat dengan hal itu," sebut Yusril. (detikcom/h),

T#gs Yusril Minta Kader Taat KeputusanPBB Tak akan Netral di Pilpres
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments