Senin, 16 Sep 2019
  • Home
  • Pemilu
  • Distribusi Logistik ke Pulau Terluar di Sulsel Butuh 38 Jam

Distribusi Logistik ke Pulau Terluar di Sulsel Butuh 38 Jam

Rabu, 02 Desember 2015 18:58 WIB
Sulsel (SIB)- Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan segala keterbatasan infrastrukturnya, membuat arus distribusi logistik Pilkada serentak harus memakan waktu puluhan jam. Di Sulawesi Selatan, petugas KPU harus berlayar hingga 38 jam untuk mendistribusikan logistik ke pulau terluar. Itupun jika kondisi cuaca normal. Atas pertimbangan itu, distribusi logistik ke pulau terluar dilakukan jauh hari agar tidak mengalami keterlambatan saat pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015.

Untuk pendistribusian ke wilayah yang bisa dijangkau dengan kendaraan darat, dilakukan tiga hari sebelum pelaksanaan. Ketua KPUD Pangkep, Marzuki Kadir menjelaskan, di daerahnya ada kurang lebih 47 pulau di dua kecamatan yakni Kecamatan Liukang Tangaya dan Kecamatan Liukang Kalmas. Dengan jumlah 60 TPS. Ratarata satu TPS ada 100 hingga 200 pemilih. Ada pula yang hanya 35 orang pemilih. Pemilih yang jumlahnya sedikit biasanya sulit untuk dimobilisasi ke pulau besar untuk bergabung karena jarak antar pulau perjalanan habiskan waktu hingga enam jam sehingga mau tidak mau semuanya disisir. Untuk capai pulau-pulau itu harus menggunakan perahu kecil yang lazim disebut jolloro.

Saat ini logistik Pilkada dalam proses pengepakan. Targetnya, pada Selasa (1/12) semua bisa mulai didistribusikan. Waktu yang disediakan untuk pendistribusian ke pulau-pulau ini sekitar tujuh hingga delapan hari. Rata-rata logistik tersebut diberangkatkan dari pelabuhan rakyat Paotere yang ada di Makassar. Alasannya, hanya di pelabuhan ini tersedia banyak kapal besar dengan kekuatan angkut hingga 40 ton. "Ada dua kapal besar yang sudah dicarter khusus," kata Marzuki Kadir saat dikonfirmasi, Minggu (29/11). Sebenarnya rencana awal pendistribusian logistik ke Kabupaten Kepulauan Selayar dilakukan mulai besok, Senin (30/11). Hanya saja karena masih ada beberapa formulir yang belum selesai dicetak di antaranya formulir model C, maka pendistribusiannya ditunda.

"Dari rencana awal jika berangkat hari Senin hanya dua kapal yang dicarter untuk mendistribusikan logistik ke lima kecamatan tetapi karena ditunda sehingga waktu pendistribusian jadi sedikit maka jumlah kapal ditambah tiga sehingga totalnya ada lima kapal untuk lima kecamatan. Masingmasing satu kapal satu kecamatan sehingga waktu yang sedikit itu bisa dimanfaatkan lebih efesien," kata ketua KPU Selayar Hasiruddin saat dikonfirmasi terpisah. Lima kecamatan di Kepulauan Selayar itu masing-masing Kecamatan Pasimasunggu, Pasimasunggu Timur, Pasimarannu, Pasilembanna dan Kecamatan Takabonerate. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai pulau-pulau tersebut, star dari pelabuhan ibukota Benteng paling cepat enam hingga 18 jam. (mdk.com/d)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments