Jumat, 21 Feb 2020

Wisatawan Asing Sukai Wisata Perdesaan

Minggu, 26 Oktober 2014 17:28 WIB
Bondowoso (SIB) - Wisatawan asing mengaku menyukai wisata alam perdesaan yang ada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, karena sikap masyarakatnya yang ramah.

"Saya suka sekali, sehingga saya bisa berbaur dengan masyarakat di desa," kata Marek Lnenicka, wisawatan asal Republik Ceko kepada Antara di Bondowoso, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu dirinya sudah meninggalkan Bondowoso menuju ke Malaysia. Namun ia memutuskan kembali ke Bondowoso karena dinilainya lebih mengasyikkan.

Kini Marek yang masih kuliah di jurusan Geografi sebuah universitas di Praha, Ibu Kota Republik Ceko, itu tinggal di rumah penduduk di Desa Kalianyar, Kecamatan Tamanan, Bondowoso, bersama turis lain dari Prancis dan Belgia.

Marek mengemukakan bahwa di Kalianyar dirinya tidak hanya belajar banyak hal, seperti budaya, bahasa bahkan pekerjaan masyarakat yang umumnya sebagai petani. Marek juga mengaku sangat terhibur bisa diterima oleh penduduk desa untuk membantu pekerjaan mereka.

"Saya biasa membantu mengangkut tembakau, meskipun masih menghadapi masalah dengan keseimbangan saat membawa tembakau rajangan di atas kepala. Tapi yang membuat saya senang, masyarakat di sana menjadi heboh karena ada turis asing bisa bekerja seperti mereka," kata lelaki usia 24 tahun yang fasih berbahasa Inggris.

Selama beberapa hari di Kalianyar, Marek juga membantu warga yang membuat genteng dari tanah liat. Bukan hanya pekerjaan, makanan khas Indonesia, seperti pecel, rujak, gado-gado dan kripik dari singkong juga ia sukai. Bahkan ketika disuguhi gorengan dadar jagung ia mengatakan "nyaman" alias enak.

Buah kenitu yang oleh penduduk setempat tidak terlalu disukai, Marek justru sering melahapnya. "Iya saya suka sekali dengan buah kenitu," kata pria yang sudah memiliki sejumlah perbendaharaan bahasa Jawa, Indonesia dan Madura ini.

Marek dan sejumlah turis asing lainnya tinggal di rumah sederhana milik penduduk di Desa Kalianyar. Berkat keramahan pemilik rumah dan masyarakat sekitar, tinggal di rumah sederhana justru menyenangkan bagi Marek dan kawan-kawan. (Ant/c)
T#gs
Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments