Selasa, 04 Agu 2020
  • Home
  • Pariwisata
  • Siholta Foto Tradisional dan Pusat Oleh-Oleh Hadir di Desa Nagasaribu Lintongnihuta

Siholta Foto Tradisional dan Pusat Oleh-Oleh Hadir di Desa Nagasaribu Lintongnihuta

redaksi Minggu, 17 November 2019 14:45 WIB
Sib/Frans Simanjuntak
RESMIKAN : Pemilik Siholta, Aldentua Siringoringo, didampingi istri Sarmida Silaban dan keluarga, tokoh masyarakat Sumut RE Nainggolan, Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Marolop Nainggolan dan mewakili tokoh agama Pdt Kancon Nababan diabadikan usai membuka selubung peresmian Siholta Foto Tradisional dan pusat oleh-oleh di Desa Nagasaribu, Lintongnihuta Humbahas, Senin (11/11).

Sebagai wujud kerinduan untuk turut serta memajukan kampung halaman, pengacara kondang Aldentua Siringoringo bersama istri, Sarmida Br Silaban, mendirikan sekaligus meresmikan Siholta Foto Tradisional dan pusat oleh-oleh di kawasan Danau Toba di Jalan Siborongborong - Doloksanggul Km 7 Desa Nagasaribu II, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Senin (11/11).


Melalui pertunjukan drama kolosal Opera Batak, Aldentua menyampaikan latarbelakang dirinya dan keluarga mendirikan usaha Siholta tersebut. Pada intinya ada sebuah kerinduan untuk turut serta membangun kampung halaman melalui usaha yang digelutinya.


"Kata Siholta sendiri berasal kata "Sihol" yang artinya kerinduan ditambah kata kepemilikan "ta" yang berarti kita.

Siholta berarti kerinduan kita. Kerinduan kita akan kampung halaman dan kerinduan kita memajukan kampung halaman kita," jelasnya.


Siholta hadir memberikan wadah bagi para pengunjung untuk mengenal, melihat dan merasakan sendiri bagaimana sensasi berpakaian dengan ulos, memainkan alat musik gondang dan mendokumentasikannya dalam bentuk foto di depan dan di dalam rumah Batak. Fotonya dibawa pulang ke tempat tinggalnya menjadi memori yang abadi untuk dikenang sekaligus menjadi pemicu sihol atau kerinduan kepada tanah Batak dan budaya Batak.


"Kita harapkan, usaha ini dapat memajukan daerah dengan membantu home industri untuk mensejahterakan masyarakat. Selain itu juga sebagai tempat ini edukasi kultural kepada para generasi muda agar lebih mudah belajar mengenal, mengerti, memahami kearifan lokal budaya Batak," kata alumni Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara itu.


Mewakili undangan tokoh masyarakat Sumut, RE Nainggolan menyambut baik berdirinya usaha Siholta tersebut. Menurut dia, usaha itu suatu kerinduan yang diidamkan oleh masyarakat luas khususnya bagi pemiliknya. Atas dasar itulah dia mendoakan agar usaha itu menjadi tempat yang penuh berkat dan kebahagiaan bagi siapapun yang berkunjung ke sana.


Ditambahkan, kehadiran usaha Siholta itu juga nantinya dapat mendukung program pemerintah dalam hal destinasi pariwisata Danau Toba dengan menjadikannya sebagai paket wisata.


"Tempat seperti ini akan bisa menjadi memberikan dorongan dan menjanjikan asal ditata dengan baik. Saya juga akan ikut mempromosikan tempat ini, agar wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba menjadikan tempat ini paket wisata. Saya sarankan juga pemilik nantinya dapat berkolaborasi dengan masyarakat sekitar, baik itu dalam usaha-usaha rumahan maupun kegiatan lainnya yang mendukung usaha ini," kata RE Nainggolan.


Hal yang sama disampaikan Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor. Kata dia, usaha Siholta nantinya diharapkan menjadi ikon wisata di kawasan Danau Toba. Pihaknya juga siap untuk mendukung dan bersinergi dalam hal pengembangan usaha itu.


"Agar lebih bagus, tentunya butuh waktu dan keseriusan. Dalam hal ini kita bisa bersinergi. Pemerintah siap mendukung," kata Dosmar.


Turut memberikan sambutan, Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Marolop Nainggolan, Ketua Umum DPP PSSAB JB Siringoringo. Hadir juga sejumlah undangan dari luar kota dan mancanegara. Acara diawali ibadah yang dipimpin Praeses HKBP Distrik XVI Humbang Habinsaran Pdt Kancon Nababan STh. (BR8/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments