Kamis, 21 Nov 2019
  • Home
  • Pariwisata
  • Semenanjung Kunisaki, Wisata "Anti-Mainstream di Jepang

Semenanjung Kunisaki, Wisata "Anti-Mainstream di Jepang

admin Minggu, 22 September 2019 13:29 WIB
HO/Walk Japan
Sakura di kuil Iwatoji, Kunisaki
Bosan ke Tokyo, Osaka dan Kyoto? Anda bisa memilih untuk menjelajahi Semenanjung Kunisaki di ujung barat Laut Jepang di pulau Kyushu.

Berikut ini pilihan wisata jalan kaki di Semenanjung Kunisaki untuk Anda yang ingin coba wisata yang tak biasa atau anti-mainstream seperti dikutip dari siaran pers Walk Japan.

Kunisaki dan Yufuin
Coba atur perjalanan mulai dari stasiun Hakata di Fukuoka dan berakhir di Yufuin. Ikuti napak tilas para biarawan yang berjalan menyusuri pegunungan semenanjung selama lebih dari 1.200 tahun.

Anda bisa melihat hutan hijau yang asri, patung Buddha hingga goa tempat biksu berteduh dan bertapa.

Kunjungi juga kuil besar Usa Jingu, lalu menyusuri Ddesa Tashibu serta mendatangi Itsutsuji-Fudo. Perjalanan ini dapat memakan waktu 5 hari empat malam.

Kunisaki Retreat
Habiskan tujuh hari untuk berlibur dan menjelajahi tempat bersejarah dengan berjalan kaki lebih santai. Tur ini cocok untuk wisatawan yang tidak mau terburu-buru dan ingin berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Ada yoga, meditasi, dan jalan santai melewati pemandangan desa setiap hari.

Wisatawan dapat membuat mi soba, merangkai bunga (ikebana), mengikuti upacara minum teh (chado) dan drum ala Jepang taiko.
Kunisaki Trek

Bila punya waktu libur panjang, sempatkan waktu 10 hari untuk menapaki jalur yang sudah dilewati oleh para biksu yang menembus pegunungan di semenanjung ini.

Tur ke gunung Yufu-dake ini dirancang untuk pendaki yang berpengalaman dan tujuannya berakhir di Yufuin, di mana terdapat banyak pemandian air panas (onsen) dan penginapan khas Jepang (ryokan). (Ant/d)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments