Jumat, 07 Agu 2020

New Normal Dimulai, Banyuwangi Siap Sambut Traveler

Minggu, 12 Juli 2020 20:49 WIB
Foto: Freepik.com

Ilustrasi Kawah Ijen. 

New normal sudah mulai diterapkan di wilayah Banyuwangi. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyebut, pariwisata di daerah yang dipimpinnya sudah mulai dibuka menyusul penerapan new normal.

Sebelumnya, seluruh sektor pariwisata di Banyuwangi ditutup akibat mewabahnya pandemi virus corona Covid-19. Azwar juga mengatakan hanya destinasi wisata tertentu saja yang dibuka.

“ Ini sekarang sudah mulai dibuka di Banyuwangi, kita sudah sampaikan hanya di destinasi tertentu saja yang kita rekomendasikan, termasuk hotel-hotel,” tutur Azwar dalam rekaman video yang disiarkan YouTube BNPB, Minggu 5 Juli 2020.

Utamakan Protokol Kesehatan
Azwar akan memastikan kabupaten Banyuwangi telah melakukan berbagai simulasi untuk penerapan new normal sebelum membuka sektor wisata. Simulasi perlu dilakukan untuk mencegah penularan kembali virus corona Covid-19.

Dia mengaku sebelum melakukan simulasi menuju new normal di sektor pariwisata, pihaknya sudah melakukan terlebih dahulu simulasi di tempat ibadah.

Menurut Azwar, pandemi virus corona Covid-19 membuat pendapatan sektor pariwisata di Banyuwangi turun drastis.
Akan tetapi, meskipun sudah diperbolehkan dibuka kembali untuk para wisatawan, ia menegaskan akan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Saya sampaikan kepada teman-teman bahwa dulu nomor satu yang dijual adalah harga, service. Sekarang tidak bisa lagi harga, tapi nomor satu adalah kesehatan,” ucap Anas.

Deretan Destinasi Wisata yang Boleh Dibuka
Lantas, rekomendasi destinasi wisata mana saja yang diperbolehkan dibuka dan dikunjungi para wisatawan di era new normal ini?
Sejumlah destinasi wisata yang akan dibuka kembali saat era new normal di Banyuwangi adalah Kawah Ijen, Fenomena Blue Fire, Taman Gandrung Terakota, Agrowisata Tamansuruh, dan Taman Alas Purwo.

Meskipun diperbolehkan beroperasi masa new normal, namun Pemkab Banyuwangi akan tetap membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke destinasi wisata tersebut.

“Teman-teman yang (dibuka) adalah yang tidak berisiko tinggi dan (jumlahnya) terbatas,” ucapnya.

Sertifikasi Kesehatan
Kemudian, Bupati Anas menyebut pihaknya juga telah melakukan simulasi kepada pengelola hotel dan juga restoran. Sehingga berbagai tempat di area destinasi wisata sudah memiliki sertifikat kesehatan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Di Banyuwangi ada banyak restoran sekarang bisa dibuka lewat teknologi Banyuwangi Tourism. Traveller bisa melihat hotel-hotel mana dan restoran mana yang sudah sesuai sertifikat dan SOP di web,” kata Anas. (dream.co.id/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments