Minggu, 05 Apr 2020

Tak Perlu Khawatir Berlebihan

Minggu, 01 Maret 2020 12:48 WIB
tirto.id

Ilustrasi

Wabah virus corona telah menjadi teror global. Kini hampir semua belahan dunia telah disasarnya. Tak peduli negara maju dan negara miskin, semua menjerit tak berdaya menghadapinya.

Penyebabnya adalah karena belum ditemukannya vaksin untuk mencegah bagi yang belum kena dan obat untuk menyembuhkan yang sudah diserang. Negara-negara dunia ketiga ketakutan, sebab Cina dan Amerika Serikat yang "hebat" goyang hingga semua aspek kehidupan. Bukan kesehatan saja, tetapi ekonomi terancam ambruk.

Laporan terakhir, jumlah orang yang terpapar terus berlipat ganda. Begitu yang tewas dari hari ke hari terus bertambah. Larangan ke negeri terjangkit virus sudah diberlakukan sejak bulan lalu.

Negara-negara tertentu sudah melarang kunjungan massal dari negara lain. Penjagaan di bandara makin ketat bagi yang datang dari luar negeri. Jemaah asal Indonesia pun gagal menjalankan ibadah umrah karena sudah ada larangan masuk ke sana untuk sementara.

Berbagai analisis yang sebenarnya merupakan ekspresi keputusasaan bermunculan. Virus corona dianggap sebagai kutukan bagi orang yang berbuat jahat. Orang-orang menjadi paranoid terhadap orang lain, dan bersikap protektif.

Sebenarnya ketidakberdayaan manusia terhadap penyakit sudah sering terjadi. Ada banyak wabah yang memerlukan waktu lama untuk menemukan solusinya. Bahkan ada yang hingga kini belum ada obatnya, seperti AIDS, yang ada untuk mencegah dan memperlambat gejalanya.

Manusia merupakan makhluk cerdas dan tak mudah pasrah dengan keadaan. Saat virus corona merajalela, para pakar dari berbagai negara sedang berjuang di laboratorium menemukan penangkalnya. Beberapa sudah menemukan titik terang, namun butuh waktu karena harus melalui uji klinis.

Mari orang awam medis tak perlu panik dan paranoid. Menumpuk bahan makanan dan protektif terhadap semua orang merupakan tindakan berlebihan. Dokter saja yang sudah paham seluk beluk penyakit, ada juga yang terkena.

Khawatir berlebihan malah akan mengundang penyakit yang lain. Semua jenis penyakit bisa dicegah dengan cara hidup yang benar. Ada standar yang mesti dipatuhi, antara lain hidup bersih, asupan gizi seimbang, berpikir positif dan istirahat yang cukup.

Mencegah lebih baik daripada mengobati masih relevan. Kita jalani saja kehidupan normal, dan berharap para pakar bisa menemukan solusi ampuh bagi virus corona. Tentu sebagai orang beriman, berdoalah sesuai agama dan keyakinan masing-masing, yang sangat berguna bagi ketenangan batin. (**)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments