Rabu, 23 Jan 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Wasit Liga 2 Mengaku Diancam Saat Pimpin Pertandingan

Wasit Liga 2 Mengaku Diancam Saat Pimpin Pertandingan

* Klub dan Pelaku Intimidasi Dilaporkan ke Satgas
admin Jumat, 11 Januari 2019 16:27 WIB
SIB/Ristu Hanafi/detikSport

DIPERIKSA: M Irham, wasit Liga 2 Indonesia diperiksa Satgas Anti Mafia Bola di Mapolda DIY, Kamis (10/1).

Sleman (SIB) -Muhamad Irham mengaku dapat ancaman saat memimpin pertandingan Liga 2 di musim 2018. Dia ditemani pengacara saat melapor ke Satgas Anti Mafia Bola di Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (10/1).

Kepada penyidik, Irham mengaku mendapatkan ancaman ketika memimpin pertandingan Liga 2.

"Wasit tidak dapat menjalankan fungsinya secara bebas sebagaimana rule-nya, saat bertugas tidak leluasa memimpin pertandingan karena mendapatkan intimidasi dari banyak pihak," kata kuasa hukum Irham, Taufiqurahman kepada wartawan di Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman, Kamis (10/1).

Dijelaskannya, intimidasi yang dilakukan itu untuk kepentingan tertentu terkait dengan pertandingan yang dipimpin Irham.

"Belum bertanding saja para perangkat pertandingan sudah mendapatkan intimidasi," jelasnya.

Namun Taufiqurahman belum bersedia menyebutkan secara spesifik ancaman apa yang dimaksud. Termasuk apakah ancaman hanya ditujukan kepada Irham atau juga pihak keluarganya. Dia beralasan hal itu masuk materi penyidikan. "Itu nanti silakan tanya ke penyidik Satgas," sebutnya.

Dilaporkan
Irham diperiksa Satgas Anti Mafia Bola Mabes Polri di Mapolda DIY. Dia datang dengan sukarela untuk membantu membongkar praktik pengaturan skor dan pertandingan di Indonesia. Kepada penyidik, Irham blak-blakan terkait praktik-praktik kotor yang mewarnai jalannya Liga 2.

"Dugaan adanya praktik manipulasi pertandingan dan intimidasi ada dari banyak pihak. Sudah kami sampaikan ke Satgas siapa-siapa saja yang terlibat, klub-klub yang berkepentingan," jelas Taufiqurahman.

Irham menyebutkan saat ini merupakan waktu yang pas bagi seluruh pelaku sepakbola untuk memperbaiki kondisi persepakbolaan nasional.

"Saya selaku wasit Liga 2 sampaikan laporan ke Satgas Mabes Polri soal manipulasi pertandingan dan intimidasi kepada perangkat pertandingan, pemain dan tim khususnya pada Liga 2 2018," terangnya.

Wakil Ketua Satgas, Brigjen Krishna Murti tampak di Mapolda DIY. Namun Krishna tidak banyak memberikan pernyataan ke media.

"Ini cuma asistensi penyidikan Satgas di Yogya, Satgas yang turun dari pusat, koordinasi dengan Satgaswil Yogya," ujarnya. (Detiksport/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments