Rabu, 23 Okt 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Sumut Targetkan 20 Medali Emas PON 2020 di Papua

Sumut Targetkan 20 Medali Emas PON 2020 di Papua

admin Rabu, 09 Oktober 2019 15:15 WIB
Jhon Ismadi Lubis
Medan (SIB) -Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, Jhon Ismadi Lubis memasang target meloloskan 200 atlet dengan meraih 20 medali emas, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

Hal tersebut diungkapkan Jhon Ismadi saat menjadi narasumber pada ujian peningkatan status anggota biasa PWI Sumut di Kantor PWI, Medan, Selasa (8/10) yang diikuti 38 peserta dan dibuka Ketua PWI Sumut, H Hermansjah SE.

Disebutnya, sebelum mengikuti PON 2020 pihaknya juga telah mempersiapkan atlet untuk mengikuti pekan olahraga wilayah (Porwil) di Bengkulu yang akan berlangsung 30 Oktober hingga 10 November 2019. "Biasanya di Porwil, Provinsi Sumut selalu urutan ketiga atau keempat, namun dalam PON Kalimantan kita terbaik kedua di Pulau Sumatera. Kita berharap berprestasi dulu di Pulau Sumatera lalu mudah-mudahan berprestasi di PON 2020," katanya.

"Target Porwil pada pra kualifikasi PON yaitu meloloskan atlet sebanyak-banyaknya. Target berprestasi nomor dua di Pulau Sumatera dan akan berupaya menjadi peringkat 1," jawab Jhon saat ditanya wartawan.

Menurut dia, berhubung situasi Papua dalam membangun sarana dan prasarana yang harus dimaklumi bersama maka sesuai rapat terbatas di Jakarta sesuai keputusan Presiden Jokowi, nantinya ada 37 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan. PON sebelumnya ada 47 cabor yang dipertandingkan.

"Jadi kita dari KONI Sumut prakarsai rapat dengan 26 provinsi yaitu memutuskan meminta perubahan PP tahun 2017, dukung Papua tuan rumah PON tahun 2020, meminta 47 cabor dipertandingkan sesuai rapat. Apabila Papua hanya siap 37 Cabor saja, maka 10 cabor lagi diminta dipertandingkan di luar Papua," terang Ketua Koni Sumut itu.

Setahu dia soal lokasi PON di Papua yang seharusnya disiapkan ada 6 klaster, namun yang ada atau dibatasi cuman 3 klaster. Klaster pertama yaitu Kota Jaya Pura, kedua Kabupaten Jaya Pura dan ketiga Kabupaten Timika dengan penyangga Merauke.

Terkait persiapan Sumut dan Aceh selaku tuan rumah PON 2024, lebih lanjut Jhon menjelaskan telah dilakukan berbagai persiapan. "Tahun depan (2020 -red) kita akan bangun sarana dan prasarana dalam persiapan PON tahun 2024. Lokasi sport centre akan dibangun di sekitar Kualanamu seluas 300 hektare yang sudah ada ijin dari pihak PTPN di lokasi HGU.

Yang membangun nantinya Pemerintah Provinsi Sumut. Stadion utama sepakbola yang dibangun nantinya dengan kapasitas 50.000 penonton. Sesuai peraturan terbaru stadion tidak boleh gabung dengan atletik. Maka persiapan lainnya nanti juga akan kita gunakan di daerah Binjai, Langkat, Deliserdang, Sergai , Tebingtinggi dan Asahan serta Danau Toba untuk olahraga air," terang Jhon Ismadi Lubis.

Terkait persiapan anggaran PON 2024, Jhon Ismadi Lubis tidak mau berkomentar lebih jauh karena hal itu merupakan urusan pemerintah. Namun setahunya pihak Pemprov Sumut telah didukung APBD dan APBN. "Persiapan sudah dibentuk dalam percepatan sarana dan prasarana serta persiapan atlet," pungkasnya. (T05/G07/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments