Senin, 20 Mei 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Perguruan Karate Kala Hitam Miliki Yayasan Sejak 1972 Diketuai H A Ronny Simon

Perguruan Karate Kala Hitam Miliki Yayasan Sejak 1972 Diketuai H A Ronny Simon

admin Rabu, 15 Mei 2019 14:29 WIB
SIB/Dok
FOTO BERSAMA:Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, H. A. Ronny Simon foto bersama dengan Pelatih Effendi Mercu, Godlief Hallatu, Kaspian Bro, Abdi Lase, Murrah Nasution, Jenda Kuida Sembiring, Thamrin RS dan Poltak A.Lingga di Dojo Pusat, Jl.Sei Asahan Medan, Minggu siang, (12/5).
Medan (SIB) -Latihan bersama dan pengangkatan Sujarwo sebagai Ketua Dewan Guru Perguruan Karate Kala Hitam bersama Peter Chong di Museum, Jl.Zainul Arifin Medan, Sabtu sore (11/5) merupakan kegiatan ilegal. Begitu juga dengan pengangkatan Sarifuddin Siregar sebagai Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, sebagai tindakan "perampasan" Pengurus Besar Perguruan Karate Kala Hitam.

Karena Perguruan Karate Kala Hitam memiliki Yayasan Perguruan Karate Hitam yang diketuai H.A.Ronny Simon dengan SK.Nomor 19 Notaris Johan Pasti Situmeang, SH tertanggal 7 Desember 1983 atas kekuatan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Klas I A di Medan tertanggal 11 Nopember 1983 Nomor:W2.D.mdrHL.3-03-8/1983, pengganti sementara dari Darius Parllindungan Pasaribu, SH Notaris di Medan. Perguruan karate ini awalnya diperuntukkan kepada wartawan dan ternyata hingga kini sudah berkembang di Indonesia.

"Jadi jangan coba-coba "merampas" Perguruan Karate Kala Hitam yang sudah dibangun sejak tahun 1972 lalu. Karena nantinya bisa berhadapan dengan hukum," tandas Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, H. A. Ronny Simon didampingi Pelatih Effendi Mercu, Godlief Hallatu, Kaspian Bro, Abdi Lase, Murrah Nasution, Jenda Kuida Sembiring, Thamrin RS, Poltak A. Lingga dan Humas Risvande Lubis di Sekretariat PB Perguruan KKH, Jl. Sei Asahan No. 34 Medan, Minggu, (12/5).

Terkait adanya kegiatan Karate Kala Hitam yang diduga menyalahi aturan itu, Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, H.A.Ronny Simon akan membuat surat kepada Ketua Umum PB FORKI di Jakarta dan Ketua Umum FORKI Sumut.

Bahkan sesuai kesepakatan bersama dengan pelatih Perguruan Karate Kala Hitam di Dojo Pusat dan Pengurus Perguruan Karate Kala Hitam di Indonesia diantaranya DIY, Bali, Jawa Tengah Riau, Gorontalo dan lainnya disebutkan bahwa tidak ada nama perguruan lain selain Perguruan Karate Kala Hitam dengan Yayasan Perguruan Karate Kala Hitam yang diketuai H.A.Ronny Simon. Bahkan logo perguruan Karate Kala Hitam ini tidak diperkenankan dipakai perguruan lain di Indonesia.

Seperti diketahui, dua orang pelatih karate warga negara Singapura Peter Chong dan James Chong latihan bersama di Dojo Kala Hitam yang dilatih Sujarwo di Museum Jl. Zainul Arifin Medan Sabtu sore (11/5). Besar dugaan kegiatan latihan bersama dan pengangkatan Ketua Dewan Guru dan Ketua Umum PB.Karate Kala Hitam, Sarifuddin sudah lama dirancang Sujarwo. Apalagi pada 13 April 2019 Pelatih Karate Kala Hitam Sumut dan Sujarwo pernah mengirim surat mosi tidak percaya kepada Ketua PB.Perguruan Karate Kala Hitam.

Sosok Sujarwo empat tahun lalu juga dinilai sangat buruk. Bayangkan sebagai pelatih dengan Sabuk DAN 4, ia pernah Naik Tingkat Tanpa Ketentuan menjadi DAN 7 hanya berdasarkan pengangkatan dari sebagian anggota Sabuk Hitam.

Akhirnya karena merasa bersalah, pada 12 Desember 2016 di Dojo Pusat, Jl.Sei Asahan No.34 Medan, Sujarwo membuat Surat Pernyataan Maaf di atas meterai atas penerimaan naik tingkat ke DAN 7 dan turut disaksikan Pelatih Ambia, Sopyan dan Poltak Lingga.

"Waktu itu penandatanganan permohonan maaf yang dilakukan di ruang kantor Sekretariat PB, berdasarkan permintaan Sujarwo yang tidak ingin permohonan maafnya diketahui mereka yang sedang berlatih karate di Dojo Pusat," tambah Poltak Lingga. (Rel/R10/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments