Senin, 01 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Olahraga
  • Penundaan Olimpiade Tambah Waktu Persiapan Atlet Indonesia

Penundaan Olimpiade Tambah Waktu Persiapan Atlet Indonesia

* Olimpiade 2020 Tak Berganti Nama
Kamis, 26 Maret 2020 18:37 WIB
KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANA

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

Jakarta (SIB)
Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari menilai penundaan Olimpiade Tokyo 2020 kepastian tersebut memiliki nilai positif untuk atlet karena bisa memperpanjang waktu persiapan dan latihan.

"Kita punya peluang untuk lebih bisa mempersiapkan diri sehingga hasilnya nanti bisa lebih maksimal dan sesuai harapan. Kami melihatnya secara positif, karena orang-orang olahraga harus berpikiran demikian," kata Okto, Rabu (25/3).

Sebelumnya pada Selasa, (24/3)Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach sepakat menunda Olimpiade Tokyo 2020 sampai musim panas 2021.

Keputusan kedua belah pihak ini sekaligus menandai untuk pertama kalinya Olimpiade ditunda dalam 124 tahun sejarah Olimpiade modern.

Dengan penundaan selama satu tahun, NOC juga melihat celah bagi atlet yang belum lolos kualifikasi agar bisa mengejar target lolos Olimpiade.

"Bagi atlet yang belum qualified siapa tahu dengan adanya penundaan ini peluangnya bisa kembali terbuka dan berkesempatan mengikuti proses kualifikasi. Jadi kami lihatnya lebih ke sisi baiknya lah," kata Okto.

Kendati memiliki kelonggaran waktu untuk persiapan, NOC Indonesia masih belum mendapat kepastian seberapa lama penundaan ini berlangsung. Oleh karena itu NOC Indonesia akan berkomunikasi dengan IOC guna meminta kejelasan.

"Yang jelas ini konsekuensinya kan pasti ke anggaran, tapi untuk estimasi (penambahan) anggarannya kami belum tahu karena harus ada perencanaan lagi," pungkas Okto.

Tak Berganti Nama
Gubernur Tokyo, Yuriko Koike, mengatakan Olimpiade 2020 Tokyo tidak berganti nama meski ditunda satu tahun berikutnya ke 2021 karena virus corona.

Dikutip dari Japan Times, detail dari Olimpiade 2020 yang digelar tahun depan akan dibahas dalam pertemuan dengan dewan eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC).

"Diskusi lebih lanjut harus dilakukan untuk mengetahui bagaimana proses ini terbentuk. Tidak hanya pembangunan venue, tetapi Tokyo, sebagai kota tuan rumah, telah membuat banyak persiapan menjelang acara ini," ujar Koike.

Koike bersyukur Olimpiade 2020 tidak mengalami pembatalan, hanya pengunduran jadwal ke tahun berikutnya. Menurut Koike, pembatalan akan melukai rakyat Jepang. (Ant/CNN/f)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments