Kamis, 02 Jul 2020
PalasBappeda
  • Home
  • Olahraga
  • PSSI Tak Beri Izin Shin Tae Yong Pulang ke Korsel

PSSI Tak Beri Izin Shin Tae Yong Pulang ke Korsel

* Gajinya Juga Bakal Dipotong
Jumat, 03 April 2020 20:58 WIB
Foto SIB/Dok

 Shin Tae Yong

Jakarta (SIB)
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, tidak memberi izin Shin Tae Yong pulang ke Korea Selatan di tengah pandemi virus corona. Manajer Timnas Indonesia yang baru ditunjuk pada akhir 2019 itu sempat meminta kembali ke negara asal.

"Kemarin [beberapa waktu lalu] sempat minta ke saya untuk pulang dulu [ke Korea Selatan], saya tidak kasih," kata Iwan Bule.
Iwan Bule tak memberi izin Shin Tae Yong pulang karena khawatir terhadap kesehatan dan keselamatan mantan pelatih timnas Korea Selatan tersebut.

"Iya, betul," ucapnya menjawab pertanyaan bahwa larangan pulang dilakukan karena khawatir di Korea Selatan juga tengah mengalami wabah virus corona.

Iwan Bule mengatakan bakal memberi waktu Shin Tae Yong kembali ke Korsel, namun sebelumnya akan ada pembicaraan terlebih dulu di internal PSSI.

Shin Tae Yong resmi menjadi Manajer Timnas Indonesia pada 28 Desember 2019 lalu dan baru mulai menjalankan tugas pada 6 Januari 2020.

Gaji Dipotong
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong dan pegawai PSSI lain juga bakal terdampak pemotongan gaji. Ini terkait vakumnya kegiatan di tengah pandemi virus corona.

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat ini tengah mempertimbangkan menerapkan hal itu. Pemotongan gaji jadi salah satu jalan yang dipilih untuk menjaga keuangan organisasi tetap sehat.

Apalagi tiga agenda Timnas Indonesia dari mulai senior hingga kelompok usia gagal terlaksana. Yakni Kualifikasi Piala Dunia 2022, Piala AFF U-16 2020, dan pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19.
"Saat ini kami sedang mengkaji penerapan gaji para staf pelatih Timnas Indonesia. Baik itu Timnas senior maupun kelompok umur," kata Iriawan kepada wartawan.

"Karena Timnas Indonesia tidak berkegiatan imbas keadaan luar biasa ini. Maka kemungkinan besar akan ada penyesuaian terhadap gaji mereka," ujarnya menambahkan.
Khusus untuk gaji Bulan Maret, para staf pelatih Timnas Indonesia masih mendapat gaji penuh. Hal itu diungkapkan oleh Nova Arianto.

Andaipun nantinya gaji mereka dipotong, Nova siap menerima keputusan itu. Dia memaklumi dengan kondisi yang terjadi saat ini.
"Kami masih menerima penuh gaji bulan Maret. Tapi kami belum menerima kabar bahwa akan ada pemotongan gaji untuk staf dan pemain," tutur Nova.
"Kalaupun ada kami siap menerima apapun keputusan yang dibuat oleh PSSI," ucapnya mengakhiri. (Detiksport/CNN/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments