Selasa, 15 Okt 2019
  • Home
  • Olahraga
  • PSSI Dianggap Tak Serius Persiapkan Timnas ke Piala AFF 2018

PSSI Dianggap Tak Serius Persiapkan Timnas ke Piala AFF 2018

* Bima Sakti Siap Mundur
Jumat, 23 November 2018 11:27 WIB
Jakarta (SIB) -Timnas Indonesia gagal melaju jauh di Piala AFF 2018. PSSI dianggap memang tidak serius mempersiapkan skuat Merah Putih di ajang dua tahunan ini.

Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2018 setelah Filipina bermain imbang 1-1- lawan Thailand. Raihan angka Thailand dengan Filipina, tujuh angka, sudah tak bisa dikejar skuat Garuda dengan satu laga yang tersisa.

Indonesia masih akan menjamu Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 25 November mendatang. Laga itu sudah tak berpengaruh apa-apa bagi Hansamu Yama Pranata dkk.

Pemerhati sepakbola Akmal Marhali menilai PSSI menjadi pihak yang paling bertanggung jawab atas kegagalan tersebut. Sejak awal, organisasi yang dipimpin oleh Edy Rahmayadi itu seolah tak serius mempersiapkan timnas di Piala AFF 2018.

Tanda-tanda itu sudah nampak jelas ketika PSSI melakukan drama soal masa depan Luis Milla. Pelatih asal Spanyol itu batal diperpanjang kontraknya dengan dalih Milla enggan menerima tawaran tersebut.

Pada prosesnya, PSSI melakukan perjudian dengan menunjuk Bima Sakti sebagai penerus Milla. Meski menjabat sebagai asisten Milla, Bima belum memiliki pengalaman menjadi pelatih.

"Dari awal tanda-tanda tidak lolos sudah tampak. Mendadak ganti pelatih. Persiapan tidak maksimal. Tubrukan jadwal dengan liga. Prestasi itu datang karena dipersiapkan. Bukan sebatas slogan yang diucapkan dengan persiapan asal-asalan," ujar Akmal, Kamis (22/11).

"PSSI tak serius mengelola timnas senior. Padahal, AFF adalah ajang paling logis untuk mengejar prestasi karena itu memang habitatnya Indonesia. Jangan bermimimpi di level yang lebih tinggi Asia dan Dunia) kalau di regional saja tak bisa dipersiapkan dengan matang,"

Akmal berharap PSSI segera sadar mengevaluasi diri Bahkan, sudah selayaknya para pengurus mengundurkan diri karena selama ini tidak serius membangun sepakbola Indonesia.

"Ini buah karya dari blunder massal yang dilakukan pengurus PSSI. Kegagalan yang harusnya membuat introspeksi. Keren kalau sampai ramai-ramai pengurus PSSI menyatakan mundur sebagai bentuk tanggung jawab," dia menegaskan.

Bima Sakti Siap Mundur
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, menyatakan siap mundur dari jabatannya setelah gagal memenuhi target juara Piala AFF 2018. Dia menyerahkan keputusan kepada PSSI.

Timnas Indonesia dipastikan gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018. Laga antara Filipina dengan Thailand yang berakhir imbang 1-1 membuat Indonesia tersingkir.

Indonesia, yang cuma mengantongi tiga poin dari tiga pertandingan yang dilakoni, tak mampu mengejar poin Thailand dan Filipina. Kedua tim mendapatkan tujuh poin.

Hasil buruk tersebut juga menimbulkan kekecewaan bagi suporter. Tak sedikit yang meminta agar pelatih asal Balikpapan itu mundur sebagai pelatih.

"Kalau memang PSSI memutuskan kami mundur, kami siap," kata Bima Sakti usai latihan Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (22/11).

"Siapapun pelatihnya nanti, baik asing atau lokal, kami semua harus dukung semaksimal mungkin. Kami lihatThailand dan Vietnam dari usia dini mereka sudah dibentuk, jadi memiliki dasar yang bagus," dia menambahkan.

Bima ditugaskan menangani Timnas Indonesia untuk menggantikan Luis Milla. PSSI batal memperpanjang kerja sama dengan pelatih Spanyol itu setelah muncul kabar ada tunggakan gaji.

Bima merupakan asisten Milla. Dia bekerja bersama-sama Kurniawan Dwi Yulianto dan Kurnia Sandi. (detikSport/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments