Selasa, 17 Sep 2019

PSMS Coret 9 Pemain

* Beberkan Wasit Diancam Pistol, Gurning Siap Dipanggil PSSI
admin Minggu, 18 Agustus 2019 14:50 WIB
SIB/Dok
DICORET: Penyerang PSMS, Tambun Naibaho saat laga di Stadion Teladan, beberapa waktu lalu. Pemain kaya pengalaman ini didepak dari klub. Meski demikian, rumor mengatakan dia akan berlabuh dengan klub Liga 2 lainnya
Medan (SIB) -PSMS mendepak sebanyak 9 pemain pada jedah putaran pertama Liga 2 2019. Mereka adalah Bayu Anggara, Guntur Pranata, Al Hadji, M Effendi, M Iqball, Faris, Diallo, Aldino Herdianto, dan Tambun Naibaho.

Manajer Tim PSMS, Mulyadi Simatupang menjelaskan keputusan mencoret 9 pemain diambil berdasarkan statistik pemain tersebut. Mulai dari menit bermain hingga kontribusi untuk tim, tentunya hasil tersebut juga telah melewati rapat tim pelatih bersama manajemen tim.

"Tentunya ini keputusan bersama karena kami ingin putaran kedua nanti hasilnya lebih baik. Semua tim pasti berbenah, begitu juga PSMS demi menjaga target ke Liga 1 musim depan," terang Mulyadi di Medan, Jumat (16/8).

Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning menyatakan bahwa akan ada 9 pemain baru yang segera bergabung dengan PSMS. Namun sejauh ini, baru 4 pemain yang sudah deal secara lisan yakni Rangga Pratama (eks Sriwijaya FC) dan Yoga Tri (eks Bhayangkara FC). Kemudian bek Bruno Casimir (Eks Sriwijaya FC) dan Tri Handoko ( eks Perserang).

Selanjutnya, Gurning masih membidik sejumlah pemain lagi. Bahkan pihaknya sudah melakukan komunikasi intens dengan beberapa pemain.

Dipanggil PSSI
Duel Persiraja kontra PSMS di Aceh, Rabu (14/8) lalu, berbuntut panjang. Gurning menyebut wasit Candra asal Sumatera Barat yang memimpin laga sudah terkena intimidasi dengan ancaman pistol, itu berimbas dengan kepemimpinannya di lapangan yang diakui Gurning merugikan timnya sehingga kalah 2-0.

PSSI sebagai induk organisasi sepakbola tertinggi di Indonesia tak tinggal diam. Melalui Komite Disipilin PSSI akan memanggil Pelatih PSMS, Abdul Rahman Gurning untuk memberikan klarifikasi. Komdis juga akan memanggil dan meminta keterangan wasit Candra yang memimpin pertandingan Persiraja melawan PSMS tersebut.

"Ini pernyataan yang sangat serius dan menjadi perhatian PSSI. Karena itu, Komdis PSSI akan segera memanggil dan meminta klarifikasi kepada Abdul Rahman Gurning dan Candra," kata Head of Media Relation and Digital Promotion, Gatot Widakdo di laman resmi PSSI, Jumat (16/8).

Gurning pun siap membeberkan kejadian saat laga tersebut. Adapun ancaman pistol terhadap wasit Candra yang memimpin pertandingan tersebut, ia dengar dari dua pemainnya, yakni Legimin Raharjo dan Syaiful Ramadhan.

"Habis pertandingan pemain saya Legimin dan Syaiful yang sampaikan kepada saya. Mereka kan tanya ke wasit kenapa berat sebelah? Maaf, saya diancam pakai pistol. Itu kata wasitnya. Jadi pemain yang menyampaikan ke saya," kata Gurning.

Sementara Sekretaris PSMS, Julius Raja menyatakan tak terima akan kepemimpinan wasit Candra di laga tersebut. Untuk itu, pihaknya kembali menyurati Komdis PSSI untuk mengusut kejadian ini. "Jadi sebenarnya kami yang minta diundang untuk memberi keterangan langsung," pungkasnya. (R20/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments