Jumat, 20 Sep 2019
  • Home
  • Olahraga
  • PS Keluarga USU Tersingkir di 32 Besar, Sriwijaya FC Melaju

Piala Indonesia

PS Keluarga USU Tersingkir di 32 Besar, Sriwijaya FC Melaju

admin Jumat, 08 Februari 2019 13:14 WIB
SIB/Christopel Naibaho
BERDUEL: Pemain PS Keluarga USU M Randika Ramadhan berduel dengan pemain Sriwijaya FC pada leg 2 Piala Indonesia di Stadion USU, Kamis (7/2).
Medan (SIB) -PS Keluarga USU harus mengakhiri perjuangan di Piala Indonesia setelah disingkirkan Sriwijaya FC pada babak 32 besar. Duel kedua tim pada leg 2 hanya berakhir seri 1-1 di Stadion USU, Kamis (7/2). PSK USU pun kalah agregat 7-3 mengingat di leg 1 skor berakhir 6-2 untuk kemenangan Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya).

Di awal laga, PSK USU sebenarnya cukup merepotkan barisan pertahanan tim yang baru degradasi ke Liga 2 itu. Berkali-kali Putra Chaniago menerobos dari sisi kanan untuk menciptakan peluang. Salah satunya, tembakan Putra yang juga alumnus Semen Padang itu. Namun tendangannya bisa ditepis kiper Sriwijaya, Diki Yusron.

Sriwija sendiri terlihat bermain sabar. Kemenangan dengan margin empat gol di laga sebelumnya, membuat TA Musafri dan kawan-kawan tak terlalu bernafsu. Meski demikian, Sriwijaya lebih dulu unggul saat Andes Adinata mencetak gol menit ke-25. Tandukannya memanfaatkan tendangan sudut tak mampu dihalau Ernesto Siregar, kiper PSK USU.

Di sisa waktu babak pertama, PSK USU yang diasuh Amrustian tetap mencari gol. M Tyo nyaris menyamakan kedudukan andai sepakan kerasnya dari jarak jauh tak diselamatkan mistar gawang. Hingga paruh pertama berakhir, Sriwijaya memimpin 1-0.

Setelah balik dari kamar ganti, tempo permainan sedikit menurun. Hal itu berbanding terbalik dengan tensi pertandingan yang cukup tinggi apalagi bermain di bawah terik matahari. Beberapa benturan pun tak bisa dihindari Saut Yakub Turnip dan kawan-kawan.
PSK USU akhirnya bisa mencetak gol lewat Ahmad Yoanda menit ke-88 setelah berhasil melakukan penetrasi sampai ke kotak penalti. Gol itu tak cukup menyelamatkan USU dan skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang.

"Secara permainan kami cukup puas, instruksi mampu dijalankan pemain. Terima kasih kepada seluruh pemain yang telah berjuang keras menjaga marwah USU dan juga Kota Medan. Intinya kami puas, walau tidak lolos," kata asisten pelatih PSK USU, Yudha Irawan usai laga.

Hal senada dikatakan M Tyo, kapten PSK USU. "Kami cukup puas bisa menahan imbang Sriwijaya yang levelnya ada di atas kami. Dari segi umur dan permainan, mereka jauh di atas kami. Jadi kami puas bisa menahan seri mereka," tambahnya.

Ketua Umum PS Keluarga USU, Prof Fidel Ganis Siregar mengapresiasi perjuangan para pemainnnya."Anak-anak sudah berani bermain terbuka. Jadi saya lihat permainan sudah berkembang. Semoga anak-anak dapat mengambil pelajaran dari setiap pertandingan," kata Fidel yang juga WR 2 USU.

Sementara pemain senior Sriwijaya FC, TA Musafri mengakui pertandingan berjalan menarik dengan tensi yang tinggi. "Tapi itu lah sepakbola. Anak muda dan main di kandang, jadi wajar tensi tinggi. Itu hal yang biasa, bagi saya tidak masalah. Mereka main di kandang, jadi wajar punya motivasi lebih. Sayang, lapangan tidak memadai," tutupnya. (R21/h)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments