Senin, 01 Jun 2020
PDIPSergai Lebaran
  • Home
  • Olahraga
  • Menpora Pastikan PON 2020 Jakarta (SIB) Masih Sesuai Jadwal

Menpora Pastikan PON 2020 Jakarta (SIB) Masih Sesuai Jadwal

Selasa, 24 Maret 2020 11:11 WIB
Dok.MI

Logo PON Papua 2020

Jakarta (SIB)
Di tengah pandemi Covid-19, Menpora Zainudin Amali memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua sejauh ini masih tetap sesuai dengan jadwal semula, walaupun ada penyesuaian dalam persiapannya.

Menurut jadwal, PON XX akan digelar pada 20 Oktober sampai 2 November di empat cluster yaitu Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Marauke.

Di tengah mewabahnya virus Corona, pemerintah pusat maupun daerah masih mempersiapkan agar pesta olahraga level nasional itu bisa berjalan sesuai jadwal.

Zainudin Amali mengatakan, pemerintah belum berencana mengeluarkan opsi penundaan atau pembatalan karena masih berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir.

"Sampai dengan saat ini pemerintah masih tetap dengan rencana semula, sambil memantau dan memperhatikan situasi yang ada," kata Amali kepada pewarta, Senin (23/3).

"Tentu berbagai opsi harus dipersiapkan karena persiapan dari berbagai daerah dan cabor sudah jauh-jauh hari dilakukan. Kami tetap berharap penyakit Covid-19 ini segera berakhir sehingga rencana kita untuk menggelar PON tepat waktu bisa tetap berlangsung."
"Tapi apabila dalam waktu tertentu wabah ini masih belum berhenti bahkan makin meluas dan serius, kami akan minta arahan Presiden. Apakah kami menunda atau arahan lainnya, tapi sampai dengan hari ini kami tetap persiapkan," tuturnya.

Seiring dengan persiapan yang terus berjalan, ia juga mempersiapkan pencegahan untuk menekan penyebaran corona.
"Tentu dengan membatasi hal-hal yang melibatkan banyak orang, di mana pasti akan berpengaruh terhadap pekerja yang mempersiapkan venue atau tempat-tempat penginapan atlet. Sementara pemerintah belum memutuskan ditunda atau disetop," ujarnya. (Detiksport/q)
T#gs
LebaranDPRDTebing
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments