Rabu, 13 Nov 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Medan Timur Juara Umum Panjat Tebing Porkot 2019

Medan Timur Juara Umum Panjat Tebing Porkot 2019

admin Rabu, 11 September 2019 13:44 WIB
SIB/Dok
KALUNGKAN MEDALI : Ketua PB Porkot Medan XI/2019, T Daniel Mozard saat mengalungkan medali kepada para juara panjat tebing, Selasa (10/9).
Medan (SIB) -Kontingen panjat tebing Medan Timur mengakhiri dominasi Medan Perjuangan pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) MedanXI tahun 2019. Medan Timur tampil sebagai juara umum setelah meraih total 2 emas, 1 perak, 2 perunggu. Diikuti Medan Denai dan Medan Amplas 1 emas, kemudian Medan Tembung dan Area masing-masing 1 perak, 1 perunggu, dan Medan Perjuangan harus puas dengan 1 perak.

Dua medali emas Medan Timur disumbangkan di nomor lead perorangan putri melalui Nur Intan dengan waktu 01.53.15 detik. Medali emas kedua melalui Fitri di nomor Speed perorangan putri dengan total waktu 34,55 detik.

Sementara di nomor lead putri, emas sukses direbut M Sanip dari Medan Amplas dengan mencatatkan waktu 05.24.52 detik. Serta medali emas di nomor speed putra direbut atlet Medan Denai Deny Pradivta dengan total 24,3 detik.

Ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Medan periode 2019-2021 Iskandar Usman mengatakan, pada ajang Porkot tahun ini memang diikuti atlet pelapis kedua, yang dipersiapkan untuk pembinaan jangka panjang menuju event nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang.

Baru saja terpilih menjadi ketua umum, Iskandar mengaku saat ini pengurus sedang fokus untuk perbaikan organisasi dan peningkatan kualitas SDM baik pelatih, atlet, klub, maupun intern organisasi.

"Saat ini ada tiga atlet Sumut yang menjalani pelatda Pra PON 2020. Setelah ini, kami juga akan mengajak beberapa Mapala dan komunitas panjat tebing untuk sama-sama mendukung pembentukan klub. Termasuk kembali menghidupkan klub yang tidak aktif. Selain itu juga kami akan bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Medan agar olahraga ini lebih memasyarakat. Harus diakui cikal bakal atlet ya dari sekolah," kata Iskandar.

Pertandingan panjat tebing resmi ditutup ketua PB Porkot 2019, Tengku Daniel Mozard. Menurut Daniel, pada Porkot tahun ini sudah mulai terlihat talenta-talenta atlet panjat tebing yang bakal menjadi pelapis atlet binaan KONI Medan yang sedang dipersiapkan mengikuti Pra PON 2019 ini.

"Kami yakin dengan pembinaan yang baik, mereka ini adalah atlet masa depan Kota Medan dan Sumut untuk bisa bersaing dengan provinsi lain. Kami melihat hampir 90 persen atlet adalah pelajar. Mudah mudahan tahun 2024, Medan sudah punya pemanjat yang bisa bersaing di level nasional," harap Daniel.

Sebelumnya pada Porkot tahun 2019 yang berlangsung mulai 9-11 September, diikuti 72 atlet utusan dari 10 Kecamatan. Mereka bersaing memperebutkan medali di dua kategori yakni Lead putra/putri dan speed klasik putra/putri. (R10/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments