Rabu, 18 Sep 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Medan Denai Juara Umum Muaythai, Timur Kuasai Tinju

Porkot Medan XI/2019

Medan Denai Juara Umum Muaythai, Timur Kuasai Tinju

admin Selasa, 10 September 2019 16:32 WIB
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Atlet muaythai Medan foto bersama Ketua Umum KONI Medan Drs Eddy H Sibarani di PPLP Sumut, Minggu (8/9).
Medan (SIB) -Kecamatan Medan Denai merebut posisi puncak klasemen cabor muaythai pada Porkot Medan XI/2019 yang tuntas di PPLP Sumut, Minggu (8/9) malam. Denai mengumpulkan 3 medali emas, 1 perak dan 4 perunggu.

Posisi dua direbut Medan Sunggal dengan torehan 3 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Diikuti Deli dengan 1 emas, 4 perak dan 1 perunggu. Kemudian Belawan 1 emas, 2 perak dan 4 perunggu serta Helvetia 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu untuk melengkapi posisi lima besar.

Emas untuk Denai dipersembahkan oleh Randa Sitepu (30 kg putra), Herman (54 kg putra) dan Verianto (75 kg putra). Sementara perak Denai disumbangkan Victoria (57 kg putra). Serta perak dipersembahkan William (45 kg putra), Dasihol (48 kg putra), Frengki (67 kg putra) dan Rian (73 kg putra).

Sementara Ketua MI Medan, H Gumuru Harahap melaporkan, pada Porkot tahun ini cabor muaythai diikuti 76 atlet dari 20 kecamatan. Membludaknya peserta diakui Gumuru karena sosialisasi terus berjalan meski ada beberapa camp yang belum ikut.

"Ke depan kami harus bergiat lagi sosialisasi muaythai agar bisa merangkul seluruh camp yang ada di Medan. Kami yakin, Porkot ini berdampak positif bagi perkembangan atlet karena memang dari Porkot sebelumnya sudah ada 7 atlet kami yang jadi binaan KONI Medan," katanya.

"Harapan kami pastinya, atlet-atlet ini terus berlatih maksimal. Potensi sudah kelihatan dari Porkot ini. Saya yakin nantinya atlet Sumut paling tidak 80 persen diisi atlet dari Medan untuk PON 2024 nantinya," pungkasnya.

Timur Penguasa Ring
Petinju kontingen Kecamatan Medan Timur menjadi penguasa ring tinju Porkot XI/2019 di Griya Martubung Medan yang berakhir, Minggu (8/9) malam. Tim berjulukan Cahaya Timur mendulang 3 emas dan 5 perunggu.

Raihan emas Medan Timur didulang Yusuf Arifah (kelas 46 kg putra), Kelvin Mendrofa (kelas 56 kg putra) dan Bagus Pratia (kelas 60 kg putra). Untuk peringkat kedua dipegang Medan Selayang dengan torehan 2 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Posisi ketiga Medan Labuhan dengan 1 emas, 3 perak dan 2 perunggu.

Ketua KONI Kota Medan Eddy H Sibarani mengatakan olahraga tinju termasuk olahraga populer.

Ia mengajak seluruh sasana tinju di Medan, pengkot Pertina Medan, pelatih, wasit, hakim dan atlet tinju untuk bersatu padu memajukan tinju di kota Medan disertai semangat, sehingga target mengembalikan kejayaan tinju amatir di Medan dapat terwujud.

"Apalagi hasil porkot tinju telah melahirkan juara-juara dengan wajah baru, hal ini membuktikan kawula muda Medan merupakan petarung. Aset ini menjadi modal bagi Medan untuk menjadi kota atlet. Untuk ke depannya para petinju yang berhasil menjadi yang terbaik dilakukan pembinaan sebagai cikal bakal untuk menjadi bagian kontingen Sumut pada PON XXI Sumut-Aceh, 2024 mendatang," jelas Eddy.

Sementara itu, Ketua panitia Binner Dabuke mengatakan peserta tinju yang berlaga pada ajang porkot tahun ini mengalami kenaikan yang signifikan. Sebanyak 80 petinju yang mewakili 12 kecamatan yakni Medan Timur, Medan Selayang, Medan Labuhan. Medan Perjuangan, Medan Barat, Medan Helvetia, Medan Denai, Medan Sunggal, Medan Johor, Medan Deli, Medan Belawan dan Medan Tembung. (R10/q)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments