Rabu, 20 Nov 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Li Na dan Bouchard Melaju ke Semifinal Australia Terbuka

Li Na dan Bouchard Melaju ke Semifinal Australia Terbuka

*Djokovic Tersingkir
Rabu, 22 Januari 2014 09:40 WIB
SIB/int
Euginie Bouchard
Melbourne (SIB)- Petenis nomor empat dunia Li Na mengalahkan petenis dari Italia, Flavia Pennetta, pada pertandingan berat sebelah dan maju ke babak semi final turnamen tenis Australia Terbuka, Selasa. 

Pemain China itu tampil mendominasi permainan sampai akhirnya ia mengalahkan lawannya berusia 28 tahun itu dengan angka 6-2, 6-2 dan selanjutnya akan bertemu dengan pemain-pemain remaja yang lagi naik daun dari Kanada, Eugenie Bouchard, yang sebelumnya mengalahkan petenis kondang dari Serbia Ana Ivonovic. 

Li memperagakan permainan terbaiknya pada laga yang berlangsung selama 67 menit itu, setelah sebelumnya menumbangkan Ekaterina Makarova kurang dari satu jam, Minggu. 

Kemenangan anak asuh pelatih Carlos Rodriguez itu menyusul kemenangannya dalam laga putaran ketiga, ketika ia bermain tiga set dan mengamankan "match point" saat melawan Lucie Safarova.

"Setelah saya mengamankan match point (ketika melawan Safarova), saya merasa permainan saya bertambah baik dan saya merasa memiliki rasa percaya diri yang lebih besar," kata Li. 

"Saya merasa lebih bagus dan saya memiliki pengharapan besar. Saya maju selangkah tahun ini," katanya. 

Petenis dua kali finalis di Melbourne dan juara Prancis Terbuka pada 2011 itu, yang datang ke Melbourne membawa kemenangan di Shenzen Terbuka, seperti bermain berbeda kelas dengan lawannya. 

Ini merupakan permainan perempat final pertama dari Pennetta di Melbourne Park, sejak ia melakukan debutnya dalam turnamen itu pada 2003. 

Sebagai kontrasnya, Li selalu bermain konsisten dalam permainan di lapangan Plexicushion dalam lima tahun ini. 

Ia maju ke babak final dua kali, kalah atas Kim Clijsters pada   2011 dan kemudian tahun lalu kalah atas Victoria Azarenka, setelah secara dramatis berhasil mengatasi masalah pada pergelangan kakinya sampai dua kali.

BOUCHARD KALAHKAN IVANOVIC UNTUK MENCAPAI SEMIFINAL
Sementara Petenis remaja Eugenie Bouchard menjadi petenis Kanada pertama yang mencapai babak empat besar Australia Terbuka, ketika ia menaklukkan mantan juara Prancis Terbuka Ana Ivanovic 5-7, 7-5, 6-2 pada Selasa.

Ivanovic menyingkirkan petenis peringkat satu dunia Serena Williams pada putaran keempat dan terlihat berada di jalur untuk mencapai semifinal Grand Slam pertamanya sejak ia meraih kejayaan di Roland Garros pada 2008, setelah memenangi set pertama melawan Bouchard dalam kurun waktu 47 menit.
Namun Bouchard mampu melaju untuk unggul 4-1 pada set kedua, dan ketika Ivanovic mampu menahannya, kedua petenis ini saling mematahkan serve lawannya, kemudian petenis peringkat 31 dunia asal Kanada itu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 ketika petenis Serbia itu melakukan kesalahan ganda pada set point.

Ivanovic, yang telah dua kali mendapat perawatan pada pinggang kirinya, terlihat tidak terlalu bernafsu memenangi pertandingan sepanjang sisa laga dimainkan dan Bouchard mempersiapkan pertandingan semifinal melawan petenis China Li Na.

WAWRINKA SINGKIRKAN DJOKOVIC

Permainan brilian Stanislas Wawrinka mengakhiri dominasi tiga tahun Novak Djokovic di Melbourne Park pada Selasa, menutup pertandingan lima set di Rod Laver Arena untuk secara sensasional menyingkirkan petenis Serbia itu dari perempat final Australia Terbuka.

Takluk di tangan Djokovic dalam pertarungan lima set di Melbourne dan AS Terbuka tahun lalu, unggulan kedelapan asal Swiss itu memainkan permainan terbaiknya untuk menaklukkan rival abadinya di Grand Slam itu 2-6, 6-4, 6-4, 3-6, 9-7 pada pertandingan yang berlangsung selama empat jam.

Wawrinka tetap bersikap tenang pada set menentukan untuk meredakan ketegangan, mengunci pertandingan ini ketika mantan petenis peringkat satu dunia yang menjadi lawannya itu melepaskan pukulan melebar pada match point.

Kemenangannya membuat turnamen ini menjadi lebih seru, di mana ia akan memainkan pertandingan semifinal melawan petenis Ceko Tomas Berdych sambil menghentikan laju 28 kemenangan sang petenis Serbia.

"Ia merupakan juara yang mengagumkan, ia tidak pernah menyerang. Saya sangat, sangat gembira," kata Wawrinka saat diwawancarai di tepi lapangan. (Ant/AFP/Rtr/q)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments