Rabu, 08 Jul 2020

Lazio Juara Piala Super Italia 2019

redaksi Selasa, 24 Desember 2019 10:32 WIB
AP/Nasser Alharbi
SELEBRASI : Para pemain Lazio melakukan selebrasi usai menjuarai Piala Super Italia 2019 setelah menaklukkan Juventus di Stadion King Saud University,Arab Saudi,Minggu (22/12).Lazio menang 3-1 atas Juventus.

Riyadh (SIB)
Lazio keluar sebagai juara Piala Super Italia 2019. Lazio tampil sebagai pemenang usai menaklukkan Juventus dengan skor 3-1.
Laga Piala Super Italia mempertemukan Juventus sebagai juara Liga Italia 2018/2019 dan Lazio sang pemenang Coppa Italia. Pertandingan digelar di King Saud University Stadium, Riyadh, Minggu (22/12) malam WIB.


Babak pertama berakhir dengan skor imbang 1-1. Lazio unggul lebih dulu lewat gol Luis Alberto sebelum dibalas oleh Paulo Dybala menjelang jeda.


Di paruh kedua, Lazio menambah dua gol. Senad Lulic dan Danilo Cataldi menjebol gawang Juventus untuk memastikan kemenangan Lazio.


Bagi Lazio, ini jadi gelar Piala Super Italia yang kelima. Sebelumnya, Biancoceleste juara pada 1998, 2000, 2009, dan 2017.


Melempem
Dalam laga ini, Juventus langsung tampil menyerang dengan menurunkan trio Dybala, Ronaldo dan Higuain sebagai starter. Ini adalah kali ketiga secara beruntun trio di atas dimainkan oleh Sarri sejak menit awal.


Namun untuk kali ini strategi tersebut tak berjalan dengan baik untuk Bianconeri. Bermainnya Dybala, Ronaldo, dan Higuain membuat mereka tak memiliki keseimbangan dalam bertahan dan menyerang.


Juventus yang tampil dominan dengan 65 persen penguasaan bola justru kesulitan meredam serangan Lazio. Dikutip dari WhoScored, Elang Ibukota sepanjang laga mampu melepas 17 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang.


Kondisi tersebut diperparah dengan ketajaman Dybala, Ronaldo dan Higuain yang jauh dari harapan. Sepanjang 90 menit, ketiganya hanya melepas tiga sepakan on target (Dybala: 2, Ronaldo: 1, Higuain: 0)


Sarri mengakui bahwa tak efetifnya lini depan jadi sebab utama Juventus harus kalah dari Lazio.

Namun, ia membantah dimainkannya Dybala, Ronaldo dan Higuain secara bersamaan membuat anak asuhannya tak punya keseimbangan dalam bermain.


"Saya tidak berpikir itu menyebabkan tim kerepotan di laga ini. Anda terus bertanya soal trio ini. Namun ketika kami kebobolan dua gol terakhir, kami sudah bermain dengan lebih banyak gelandang," tutur Sarri.


"Mungkin bek sayap seharusnya bisa tampil lebih cerdas untuk menutup posisi bek tengah yang tak dalam posisinya. Kami kalah karena kami kehilangan ketajaman saat pertandingan sedang berlangsung," tegasnya. (detiksport/f)

T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments