Rabu, 19 Jun 2019

UEFA Nations League

Kado Manis Hari Nasional Portugal

* Bernardo Silva Terbaik, Ronaldo Topskorer
admin Selasa, 11 Juni 2019 14:13 WIB
ANTARA/REUTERS/Carl Recine
JUARA: Kapten tim nasional Portugal Cristiano Ronaldo mengangkat trofi UEFA Nations League yang mereka raih usai menundukkan Belanda 1-0 dalam partai final di Stadion Dragao, Porto, Portugal, Minggu (9/6) setempat.
Jakarta (SIB) -Timnas Portugal juara UEFA Nations League edisi pertama usai menang tipis 1-0 atas Belanda di Stadion Dragao, Porto, Senin (10/6).

Di babak pertama kedua tim bermain imbang 0-0. Portugal memiliki banyak peluang untuk unggul lebih dahulu di 45 menit pertama, tetapi tidak ada bola yang bersarang di gawang Jasper Cillessen.

Belanda mengambil inisiatif serangan di awal babak kedua melalui Georginio Wijnaldum. Tetapi lini belakang Portugal masih solid mematahkan serangan tersebut.

Di 10 menit pertama babak kedua Tim Oranye tampak lebih agresif dalam menyerang. Namun serangan tersebut tidak cukup membahayakan bagi Portugal.

Gol yang ditunggu-tunggu dalam laga tersebut tercipta di menit ke-60 lewat kaki Goncalo Guedes yang membuat Portugal unggul lebih dahulu.

Keunggulan Selecao das Quinas itu tercipta setelah sepakan keras kaki kanan Guedes dari luar kotak penalti ke arah kiri gawang tidak bisa dijangkau Jasper Cillessen. Guedes mencetak gol memanfaatkan assist Bernardo Silva.

Enam menit setelah gol Portugal, Belanda mencoba menyamakan kedudukan lewat upaya Memphis Depay di menit ke-66. Tetapi sundulan pemain Olympique Lyon itu bisa diselamatkan kiper Rui Patricio.

Di menit ke-83 pemain pengganti Donny van de Beek memberikan ancaman untuk pertahanan Portugal. Sayangnya Rui Patricio berada di posisi yang tepat untuk menggagalkan upaya dari Van de Beek.

Menjelang laga berakhir Portugal bertekad menambah jumlah gol lewat tendangan bebas Cristiano Ronaldo di menit ke-89. Namun sepakan CR7 masih melebar. Tanpa ada tambahan gol lagi di sisa laga, pertandingan berakhir dengan skor 1-0 untuk Portugal.
Kemenangan itu menjadi kado manis bagi Portugal yang merayakan Hari Nasional tiap 10 Juni.

Dilansir laman resmi UEFA, Presiden Portugal Marcelo Rebelo de Sousa mengatakan dalam wawancara dengan stasiun Portuguese TV menyebut bahwa keberhasilan tim besutan Fernando Santos membuat perayaan Hari Nasional Portugal terjadi dua jam lebih awal.

"Saya tidak pernah menyangka, menjadi presiden dan menyaksikan dua gelar juara," kata De Sousa merujuk pada gelar Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2019.

De Sousa menegaskan bahwa kesuksesan tersebut akan terus terkenang di hati seluruh warga Portugal.

"Ini luar biasa untuk Portugal, keberhasilan ini akan dikenang di hati warga Portugal," kata dia.

"Perayaan Hari Nasional Portugal berlangsung dua jam lebih awal!" serunya menambahkan.

Hari Nasional Portugal dirayakan setiap 10 Juni, tanggal yang dipilih untuk memperingati hari kematian sastrawan Luis de Camoes.
De Camoes merupakan penggubah Os Lusiadas (Para Lusiad), sebuah puisi sarat nasionalisme yang menggambarkan kebesaran sejarah dan pencapaian bangsa Portugis.

Bernardo Silva dan Ronaldo
Gelaran UEFA Nations League berakhir. Selain Portugal menjadi juara, Bernardo Silva terpilih sebagai pemain terbaik dan Cristiano Ronaldo menjadi topskorer.

"Dia menunjukkan levelnya dalam kualitas merancang gol, performanya dalam dua laga terakhir sangat luar biasa, punya pengaruh positif baik saat mengusai bola atau tidak," kata Packie Bonner, UEFA Technical Observer di situs resmi UEFA.

Sementara itu, Frenkie De Jong menjadi pemain muda terbaik. Pemain berusia 22 tahun itu dinilai terus menunjukkan performa gemilangnya di level tertinggi.

"Dia terus menunjukkan perkembangan sebagai pemain muda dan perkembangnnya di turnamen ini akan membantunya lebih dewasa algi. Dia punya turnamen yang bagus untuk seorang pemain yang masih muda," jelas UEFA Technical Observer lainnya, David Moyes.

Adapun gelar pencetak gol terbanyak diraih Ronaldo. Kapten Portugal itu melesakkan tiga gol dari dua pertandingan. Tiga gol itu juga dilesakkan Ronaldo dalam satu laga alias hat-trick, saat mengalahkan Swiss 3-1 di semifinal. (CNN/Ant/detiksport/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments