Selasa, 07 Apr 2020

    Chelsea Rusak Rekor Mourinho

    redaksi Selasa, 24 Desember 2019 10:40 WIB
    AP/Ian Walton
    Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, melakukan protes saat melawan Chelsea pada laga Premier League di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (22/12). Chelsea menang dengan skor 2-0.

    London (SIB)
    Jose Mourinho akhirnya menderita hasil negatif di kandang sendiri untuk pertama kali melawan bekas timnya. Menyusul kekalahan Tottenham Hotspur dari Chelsea.


    Bermain di hadapan publik sendiri, Tottenham dipaksa mengakui keunggulan Chelsea 0-2 dalam laga Liga Inggris, Minggu (22/12). Willian menjadi momok Tottenham usai sukses memborong gol-gol The Blues, yang salah satunya dicetak dari titik putih.


    Lebih buruk bagi Tottenham karena menyudahi permainan dengan 10 orang. Son Heung-min diganjar kartu merah langsung setelah mengasari bek tengah Chelsea Antonio Ruediger di babak kedua.


    Kekalahan ini menggagalkan Tottenham mendekat ke papan atas. Spurs mendekam di peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris setelah mengoleksi 26 poin, tertinggal enam poin dari Chelsea di posisi empat.


    Selain itu rekor kesempurnaan Mourinho akhirnya patah. Statistik Opta memperlihatkan bahwa Mourinho menderita kekalahan kandang pertama melawan tim-tim yang pernah dilatihnya. Sebelumnya, manajer Portugal itu tidak terkalahkan dalam 13 pertandingan di seluruh kompetisi dengan 12 kemenangan dan sekali seri.


    "Hari ini buruk, kami tidak memulai dengan baik," ucap manajer Tottenham itu usai pertandingan dilansir dari BBC Sport. "Chelsea lebih baik daripada kami."


    "Mereka mencetak gol dari sepak pojok pendek dan itu mengecewakan saya. Kami tidak fokus. Gol kedua adalah gol yang buruk untuk kebobolan. Penalti adalah sebuah penalti, keputusan yang baik oleh VAR," kata Mourinho.


    Aneh
    Jose Mourinho tidak sepakat dengan hukuman kepada Son.


    "Kalau dia tidak melakukan apapun dan wasit langsung memberi kartu kuning kepada Ruediger maka dia tidak akan bereaksi," ucap Mourinho kepada Sky Sports.


    "Tapi kalau tidak maka Anda bisa memiliki reaksi seperti ini, yang wasit dan VAR harus melakukan analisis," sambung mantan manajer Chelsea dan Manchester United itu.


    "Bagi saya, sepakbola adalah sepakbola, Premier League akan menjadi sepakbola Inggris dan bagi saya kartu merah itu aneh. Tapi saya tidak ingin fokus pada hal itu karena tim saya kalah dan saya harus memuji tim lawan karena mereka lebih baik dalam menangani pertandingannya."


    Spurs kini menempati peringkat ketujuh klasemen Liga Inggris dengan perolehan 26 poin, tertinggal enam poin dari Chelsea di empat besar. Di pertandingan berikutnya, Tottenham akan menjamu Brighton di laga Boxing Day (26/12). (detiksport/f)

    T#gs
    Berita Terkait
    Komentar
    Komentar
    Silakan Login untuk memberikan komentar.
    FB Comments