Selasa, 11 Agu 2020
  • Home
  • Olahraga
  • Bos Yamaha Tak Sreg Cara Rossi Ungkap Debat dengan Mekanik

Bos Yamaha Tak Sreg Cara Rossi Ungkap Debat dengan Mekanik

redaksisib Minggu, 02 Agustus 2020 19:37 WIB
AFP/JAVIER SORIANO

Valentino Rossi naik podium di MotoGP Andalusia 2020. 

Jakarta (SIB)
Manajer Yamaha, Lin Jarvis, mengungkap cara yang digunakan Valentino Rossi untuk menguak perdebatan antara dirinya dan mekanik tim kurang pas.

Jarvis menganggap kata yang dipilih Rossi ketika menjelaskan perdebatan di MotoGP Andalusia 2020 kepada media tidak menggambarkan situasi.

"Valentino menggunakan kata 'politis' [untuk menunjukkan perdebatan], tetapi sebenarnya kata itu tidak benar. [...] Itu bukan isu politis. Masalah itu lebih tepat jika disebut dalam tataran 'data versus gairah'. Jadi ini mengenai 'data melawan keinginan'," kata Jarvis.

"Valentino menekan mereka, meyakinkan mereka yang bertanggung jawab. Kami kabulkan keinginannya karena toh tidak ada ruginya. Dia tidak merasa nyaman dengan setelah lama, dan ingin segera melakukan perubahan," sambungnya dalam wawancara dengan Speedweek.

Jarvis pun memuji Valentino yang berhasil meraih hasil baik dengan menginjak podium MotoGP Andalusia 2020.

Sebelumnya Rossi telah mengungkap cekcok antara dirinya dan mekanik Yamaha yang diakui Jarvis. Menurut Jarvis perdebatan terjadi karena kinerja mekanik yang mengandalkan data sementara di sisi lain The Doctor juga memiliki pandangan sendiri mengenai motor tunggangannya.

Jarvis menjelaskan Rossi sudah lama mengalami kesulitan dengan setelan motor meskipun sudah ada beberapa perubahan yang dilakukan para mekanik. Pemilik tujuh gelar juara dunia MotoGP itu pun berhasil mempengaruhi orang-orang di belakang layar Yamaha tersebut sebelum tampil di MotoGP Andalusia 2020.

"Tidak da yang berubah dengan rangka motor. Ini hanya masalah pergantian setelan," ujar Jarvis ketika ditanya mengenai kemungkinan perubahan sasis motor Rossi. (CNNI/d)
T#gs Bos YamahaValentino Rossimotogpolahraga
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments