Kamis, 06 Agu 2020
  • Home
  • Olahraga
  • Atletico Punya Bukti Email Kontak Ilegal Griezmann-Barcelona

Atletico Punya Bukti Email Kontak Ilegal Griezmann-Barcelona

admin Rabu, 07 Agustus 2019 14:07 WIB
Jakarta (SIB) -Atletico Madrid mengklaim memiliki bukti surat elektronik atau email yang menunjukkan terjadi pendekatan ilegal antara pihak Antoine Griezmann dan Barcelona.

Atletico menyebutkan email itu bisa menjadi bukti bahwa ada kontak antara Griezmann dan Barcelona pada Maret.
Los Rojiblancos geram karena Barcelona membayar uang transfer pemain asal Prancis itu yang melanggar klausul pelepasan sang pemain di Atletico.

Klub rival sekota Real Madrid itu sendiri menetapkan dua harga pelepasan pemain bintangnya tersebut dalam klausul kontrak. Harga pertama yakni sebesar 200 juta euro atau setara Rp3,2 triliun.

Dalam klausul itu pun disebutkan bahwa harga Griezmann turun menjadi 120 juta euro (Rp1,9 triliun) per 1 Juli. Namun, klub yang bersangkutan dalam hal ini Barcelona, harus membayar harga sesuai klausul lama jika terjadi kontak dengan pihak Griezmann sebelum 1 Juli.

Atletico sendiri menuduh Barcelona melakukan kontak dengan Griezmann sebelum 1 Juli atau pada Maret lalu. Dengan demikian, Blaugrana seharusnya membayar setara Rp3,2 triliun karena melakukan kontak sebelum Juli.

Barcelona buru-buru membantah tuduhan Los Colchoneros tersebut. Azulgrana mengatakan baru melakukan kontak dengan Griezmann setelah Juli.

Artinya, Barcelona merasa tak ada kesepakatan prakontrak antara klub dengan Griezmann. Klub itu pun menantang Atletico untuk mengirimkan bukti-bukti terkait tudingan itu.

Dikutip dari Marca, media Spanyol El Mundo melansir Direktur Eksekutif Atletico Miguel Angel Gil Marin mengklaim sudah menyimpan salinan email yang menunjukkan kontak antara Griezmann dan Barcelona pada Maret.

Dokumen itu pun disebut bakal menjadi bagian kunci yang menjadi bukti bagi Atletico untuk mengajukan tuntutan kepada Barcelona.
Kabar soal Atletico yang berencana menuntut Barcelona terkait kesepakatan ilegal itu pernah dibenarkan Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas.

Tebas menyatakan jika diperlukan La Liga memiliki hak membatalkan lisensi pemain dan melarangnya bermain di kompetisi tersebut.
"Atletico menulis [surat] kepada kami dan bertanya apakah kami harus memberikan lisensi kepada pemain Barcelona, Griezmann. Di pihak La Liga, kami memiliki kemampuan untuk memblokir chip pemain," kata Tebas dikutip dari FOX Sports Asia.

"Ada mekanisme yang berlaku dan harus ada yang menyelesaikan situasi ini. Saya tidak memiliki kewenangan memberikan penilaian untuk menyatakan apa yang bisa terjadi." (CNNI/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments