Rabu, 13 Nov 2019
  • Home
  • Olahraga
  • Ahsan/Hendra vs Kevin/Marcus di Final Denmark Open

Ahsan/Hendra vs Kevin/Marcus di Final Denmark Open

bantors Minggu, 20 Oktober 2019 14:44 WIB
Jakarta (SIB) -Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil lolos ke babak final Denmark Open 2019 usai mengalahkan pasangan Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda 21-19, 19-21, dan 21-15 pada laga final di Odense Sports Park, Denmark, Sabtu (19/10).

Kemenangan Ahsan/Hendra sekaligus memastikan satu gelar di Denmark Open 2019. Pasalnya, laga final akan menyajikan All Indonesian Final. Mereka akan menghadapi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Ahsan/Hendra lolos dengan pertarungan sengit melawan Kamura/Sonoda. Pada gim pertama, duel berlangsung sengit.
Kerap terjadi saling susul poin demi poin di gim tersebut. Ahsan/Hendra akhirnya merebut gim pertama dengan skor 21-19.

Di gim kedua, Kamura/Sonoda mencoba bangkit. Mereka pun mampu menguasai gim tersebut dan memaksa rubber set dengan keunggulan 21-19.

Masuk ke gim ketiga, Ahsan/Hendra terus menampilkan permainan agresif tanpa memberikan kesempatan kepada Kamura/Sonoda.

Meski demikian, Kamura/Sonoda memiliki pertahanan yang cukup kuat sehingga sulit bagi Ahsan/Hendra meraih poin demi poin.
Kendati harus susah payah, Ahsan/Hendra akhirnya memenangkan gim terakhir dengan skor 21-15.

Ahsan/Hendra selanjutnya akan menantang kompatriot mereka yang merupakan ganda nomor satu dunia, Kevin/Marcus.

Praveen/Melati ke Final
Pada duel yang dihelat di Odense Sports Park, Sabtu (19/10) siang WIB, Praveen/Jordan mengalahkan Wang/Cheng asal Taiwan lewat dua gim langsung, 21-12 dan 21-12 dalam waktu 27 menit dan melaju ke final.

Bagi Praveen/Melati, ini adalah kemenangan ketiga beruntun atas Wang/Cheng. Praveen berharap hasil ini bisa memacu semangatnya untuk meraih gelar juara besok.

"Perasaan kami tentu senang sekali bisa ke final. Ini final level 750 kami yang kedua dan tahun ini kami belum ada gelar juara. Kami bisa membuktikan sampai final dan ini memotivasi kami untuk bisa mengambil gelar di tahun ini," kata Praveen kepada Badmintonindonesia.org.

Praveen/Melati bisa dikatakan melaju dengan cukup mudah kali ini. Adu ketat poin hanya sempat terjadi di awal gim pertama dan gim kedua. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, karena setelahnya Praveen/Melati selalu unggul jauh sebelum akhirnya menang.

"Sebenarnya kami lebih banyak fokus dan komunikasi. Itu yang menjadi kunci kemenangan kami hari ini. Mungkin kami juga lebih siap dari lawan. Kami juga banyak diskusi untuk menghadapi laga hari ini," sambung Praveen.

"Setelah menang dari unggulan satu kemarin kami merasa peluang semakin terbuka, dan kami tidak mau menyia-nyiakan hal itu. Jadi kami main lebih maksimal lagi." (Detiksport/t)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments