Selasa, 10 Des 2019

Ronaldo seperti Nadal, Messi seperti Federer

* Zidane akan Susul Ronaldo ke Juventus
Kamis, 19 Juli 2018 17:22 WIB
Roma (SIB)- Rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi disamakan dengan persaingan dua petenis top dunia saat ini. Kalau Ronaldo dianggap seperti Rafael Nadal, Lionel Messi disebut seperti Roger Federer.

Dalam satu dekade terakhir, Ronaldo dan Messi adalah dua pesepakbola terbaik sejagat. Indikatornya adalah penghargaan Ballon d'Or dan Pemain Terbaik Dunia FIFA yang tak pernah jatuh ke pemain selain mereka berdua sejak 2008 hingga 2017. Ronaldo dan Messi masing-masing sudah lima kali mendapatkan penghargaan pemain terbaik dunia.

Mulai musim depan, Ronaldo dan Messi akan berpisah setelah sebelumnya sama-sama merumput di Liga Spanyol. Ronaldo telah memilih untuk meninggalkan Real Madrid dan menjajal petualangan baru di Italia bersama Juventus, sedangkan Messi masih berkostum Barcelona. Meski sudah berpisah liga, perbandingan di antara mereka diyakini tak akan berhenti begitu saja.

Terkait Ronaldo dan Messi yang selalu dibanding-bandingkan, Antonio Cassano punya perumpamaan menarik. Menurut mantan penyerang timnas Italia itu, rivalitas Ronaldo dan Messi mirip dengan Nadal dan Federer di dunia tenis.

"Saya menyukai Messi bukan sebagai tandingan untuk Cristiano, tapi karena dalam pandangan saya dia adalah pemain terbaik sepanjang masa dan emosi yang ia berikan kepada saya unik. Jika saya harus menguraikannya atau meyakinkan Anda, saya minta Anda untuk menemukan orang lain yang mengolah bola dan mencetak gol sekonsisten Messi," ujar Cassano.

"Jangan salah, Cristiano tak kurang apapun, tapi bukan itu intinya. Saya menyukai tenis. Sekarang, Cristiano seperti Nadal, seorang atlet fantastis yang dibentuk dengan bakat, tapi juga kerja keras dan hasrat besar," tambahnya.

"Messi lebih mirip Federer. Dia adalah karya seni murni dan berkelas. Mereka berbeda dan Anda bisa memilih salah satunya. Saya lebih memilih Messi karena dia bisa memberi perbedaan bahkan ketika cuma diam saja. Dia nyaris tak butuh kebugaran fisik," kata Cassano. 

Zidane Akan Susul Ronaldo
Cristiano Ronaldo mungkin akan segera reuni dengan Zinedine Zidane, yang sebelum ini menjadi pelatihnya. Ada rumor Zidane akan menyusul Ronaldo ke Juventus. Untuk menempati posisi apa?

Saat ini Ronaldo sudah bergabung dengan Bianconeri, setelah dilepas oleh Real Madrid di bursa transfer musim panas. Jauh sebelum transfer itu, Zidane juga sudah lebih dulu meletakkan jabatan sebagai pelatih El Real -- dan pada prosesnya digantikan Julen Lopetegui.

Setelah tak lagi melatih Real Madrid, Zidane belum memastikan apa langkah berikutnya. Hal ini memicu sejumlah spekulasi, termasuk rumor kemungkinan melatih timnas Prancis dan Qatar.

Spekulasi yang teranyar mengaitkan Zidane dengan Juventus, klub yang pernah ia perkuat periode 1996-2001 semasa masih bermain. Rumor itu dihembuskan media Libertad Digital, merujuk pada klaim jurnalis Juanma Rodriguez.

Menurut rumor tersebut Zidane akan kembali ke Bianconeri, usai pergi 17 tahun lamanya, untuk menjadi penasihat dari Direktur Olahraga Juventus Fabio Paratici.

Football Italia menyebut bahwa Rodriguez mengklaim bahwa informasi itu didapatnya dari "seseorang yang sangat dekat dengan keluarga Agnelli (pemiliki Juve)". Selain itu Zidane juga diklaim belum akan secara resmi menempati posisinya sampai bulan Oktober nanti, demi menjaga perasaan Madrid yang sebelumnya juga sudah ditinggal Ronaldo ke Juventus.

Dianggap Murah
Juventus rela mengeluarkan dana sangat besar untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo yang sudah tak muda lagi. Tapi, untuk pemain sekaliber Ronaldo, harga tersebut dianggap murah.

Juventus menebus Ronaldo dari Real Madrid dengan biaya 100 juta euro (kurang lebih Rp 1,68 triliun). Biaya itu belum termasuk tambahan-tambahan lain yang bisa mencapai 12 juta euro (kurang lebih Rp 201 miliar).

Dengan harganya tersebut, Ronaldo menjadi pemain termahal dalam sejarah Serie A. Harga penyerang asal Portugal itu melampaui nilai transfer Gonzalo Higuain dari Napoli ke Juventus pada 2016 lalu, yaitu 90 juta euro.

Selain itu, Juventus masih harus membayar gaji Ronaldo yang nilainya mencapai 30 juta euro (kurang lebih Rp 503 miliar) per musim.

Padahal, Ronaldo sekarang sudah berumur 33 tahun. Ia tak muda lagi untuk ukuran seorang striker.

Akan tetapi, Juventus disebut beruntung mendapatkan Ronaldo dengan harga yang terhitung murah. Penilaian ini diutarakan oleh mantan striker timnas Italia, Antonio Cassano.

"Itu adalah sebuah kesepakatan bagus untuk semua pihak, mulai (Presiden Juventus) Andrea Agnelli sampai mereka yang menjual sandwich di Juventus Stadium," ujar Cassano.

"Cristiano akan merasakan pengalaman baru yang luar biasa. Juventus akan membayarnya dengan gaji besar, tapi masih gembira karena 100 juta euro untuk pemain seperti itu adalah harga murah," tuturnya.

"Dia sudah 33 tahun menurut akte kelahirannya. Tapi, dia menjaga fisiknya dengan sangat hati-hati. Dengan level Serie A, dia bisa mencetak 30-40 gol per musim untuk waktu yang lama," kata mantan pemain AC Milan, Inter Milan, dan AS Roma itu.

Kendati belum mulai bermain untuk Juventus, Ronaldo sudah memberi keuntungan finansial untuk klub barunya itu. Jersey Juventus nomor punggung 7 yang akan ia pakai laris manis diserbu pembeli. (detikSport/l)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments