Kamis, 17 Okt 2019

Semarakkan Muharram 1441 H, LDII Medan Adakan Berbagai Kegiatan

admin Jumat, 20 September 2019 18:34 WIB
SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Pengurus LDII Sumut dan Medan foto bersama dengan anak-anak peserta lomba Muharram 1441 H di Masjid Al-Falah, Minggu (7/9).
Medan (SIB) -Ketua DPD LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kota Medan H Hasoloan Simanjuntak ST mengatakan, secara rutin pihaknya mengadakan pengajian terdiri atas pengajian 'cabe rawit' untuk anak-anak berusia 5-12 tahun, yakni tingkat TK-SD, pengajian pra remaja berusia 12-18 tahun (tingkat SMP-SMA) dan pengajian remaja untuk tingkatan SMA ke atas.

"Pengajian akbar untuk ketiga tingkatan itu dilaksanakan setiap 6 sekali dan terbuka untuk siapa saja, termasuk masyarakat umum," katanya kepada wartawan di Medan, Rabu (11/9)

BERBAGAI PERLOMBAAN
Dikemukakannya juga, dalam menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H ini, LDII Medan mengadakan berbagai perlombaan dan kajian Islam dipusatkan di Masjid Al-Falah Jalan Pelajar Timur/Jalan Soposurung Kecamatan Medan Denai, Minggu (7/9).

Dalam kajian Islam, ujarnya, menampilkan berbagai narasumber. Untuk kajian Alquran menghadirkan Al-Ustadz H Firman Asshiddiqi, kajian hadits oleh H Masian yang dikenal dengan "Haji Safari Wukuf" dan nasihat agama oleh Al-Ustadz H Sudimin yang namanya dikenal di Sumut serta pada 1 Muharram 1441 H ini atau 1 September 2019 diadakan juga Pengajian Akbar Umum yang dihadiri sekitar 1.500 warga LDII Medan di Masjid Al-Falah.

"Selain itu, diadakan berbagai perlombaan agama, terutama berkaitan dengan pengajian," sebutnya.

Dikatakannya lagi, MUI Kota Medan melakukan penyuluhan agama tentang pemetaan dakwah di Masjid Al-Falah Jalan Ibrahim Umar (Gang Sado), belum lama ini.

PEMBANGUNAN MASJID
Dalam kesempatan itu, H Hasoloan Simanjuntak juga menjelaskan tentang pembagunan Masjid Al-Falah yang tiga kali dilakukan renovasi.

Menurutnya, renovasi masjid yang pembangunannya dimulai akhir tahun 2016 hingga kini mencapai tahap akhir (finishing) berukuran 22 x 27 M berlantai dua tanpa tiang tengah sempat tiga kali perubahan, disebabkan kapasitas yang awalnya kurang memadai, sehingga diperluas lagi agar mampu menampung 2.500 jamaah.

"Sekarang mihrabnya sudah pas. Jadi, Masjid Al-Falah ini diharapkan menjadi ikonnya masjid di Sumut," katanya.

Diharapkannya, dengan pembinaan kepada anak-anak tersebut secara terus-menerus dan berkesinambungan agar menghasilkan "Tri Sukses Gerus", yaitu berilmu (memahami agama), berakhlakulkarimah dan mandiri. Sehingga, menghasilkan 6 Thabiat Luhur, yakni rukun, kompak, kerjasama yang baik, jujur, amanah dan efisien.

Dalam kegiatan di Masjid Al-Falah turut hadir di antaranya Pembina LDII Sumut H Abdul Halim, Pembina LDII Medan H Nurman, Ketua LDII Medan H Hasoloan Simanjuntak dan Ketua Muda-mudi LDII/PPG Zulfahmi serta Ketua Panitia Gigih Qoidul Chodid.

Ditambahkannya, pada minggu depannya diadakan talk show tentang pendewasaan rumahtangga sebagai pembekalan agar pasangan suami-istri menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. (R6/f)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments