Jumat, 18 Okt 2019

Berkah Menolong Sanak Keluarga

* Oleh : Upa.Gunarko Hartoyo ST.,MM
Sabtu, 09 Juli 2016 19:34 WIB
Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, saling men dukung sanak keluarga bukanlah hal yang sulit dite mukan bahkan telah terbentuk menjadi adat istiadat.

Masing-masing keluarga memiliki anggota dalam rumah tangganya sendiri. Lebih jauh, pertalian ini berkembang lagi menjadi hubungan yang lebih luas. Ini menunjukkan keseluruhan masyarakat sosial terbentuk dari serangkaian kelompok keluarga yang dekat. Saling mendukung sesama sanak keluarga sangat kental terbentuk dalam kehidupan masyarakat.

Hal ini dapat terlihat dari banyaknya kelompok sosial atau lembaga swadaya yang dibentuk atas azas kekerabatan antara kelompok suku atau marga seperti putra Jawa kelahiran Sumatera (Pujakusuma), Aceh Sepakat, Persatuan Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Forum Batak Indonesia, Persatuan Artis Batak Indonesia, Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia dan masih banyak lagi yang lain. Banyaknya kelompok kekerabatan yang terbentuk menunjuk kesadaran kebutuhan saling ketergantungan di tengah masyarakat.

Sistem kekerabatan yang terbentuk menunjukkan besarnya kesadaran dalam kelompok masyarakat bahwa tidak seseorang yang bisa hidup sendiri. Dalam Manggala Sutta, mendukung sanak keluarga secara khusus merupakan salah satu berkah yang akan memberikan kebahagiaan bagi seseorang.

Siapapun tidak memiliki kemampuan untuk dapat menolong semua manusia yang ada di dunia. Akan tetapi seseorang setidaknya dapat menolong/mendukung anggota keluarganya sendiri termasuk kerabat-kerabatnya. Sudah menjadi kodrat manusia untuk membantu keluarga dan kerabat-kerabatnya dimanapun diperlukan.

Di saat sanak saudara membutuhkan, sudah menjadi kewajiban untuk memberikan bantuan. Sanak keluarga akan membantu bila kita membutuhkan mereka. Apabila kita tidak membantu pada saat kita mampu,mereka pun akan bersikap sama terhadap kita pada saat kita membutuhkan bantuan. Karena itulah seyogyanya kita memberikan perhatian yang sama.

Yang paling mendasar, kita memberikan perhatian pada orang tua dan suami/ istri dengan menjaga satu sama lain dengan kasih sayang. Langkah berikutnya adalah memenuhi kebutuhan saudarasaudara, keponakan, mertua dan teman-teman dekat. Meskipun tidak dapat menolong secara material, seseorang dapat membantu melalui kebajikan.

Dengan menolong orang lain, kita akan mendapatkan banyak manfaat. Dukungan pada sanak keluarga sangat membantu proses kehidupan kita, karena saat dibutuhkan, sanak keluarga akan datang memberikan bantuan. Berkah dari hubungan kekerabatan suku Batak mungkin dapat menjadi contoh paling baik di Sumatera Utara.

Kita dapat melihat bagaimana kehidupan suku Batak yang saling mendukung sesama kerabat keluarga terbentuk sangat baik dalam adat istiadat Batak terutama dalam garis marga. Kita dapat merasakan betapa bahagianya suku Batak dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika ada keluarga yang sakit, tidak hanya di sekitar rumah, di rumah sakit bantuan dan dukungan dari keluarga senantiasa begitu dekat dari sanak keluarga dalam garis marga yang menjadi dokter atau suster yang kerja di rumah sakit.

Ada kebahagiaan yang timbul dalam situasi kekalutan saat anggota keluarga sakit karena ada kerabat yang dapat dipercaya memberikan nasehat dan bantuan terbaiknya. Demikian juga di kantor polisi, pengadilan, kejaksaan hingga pejabat pemerintahan telah terbentuk hubungan kekerabatan yang saling mendukung satu sama dengan yang lain ketika seorang anggota kerabat keluarga mendapat kesulitan.

Tentunya ini menjadi berkah kebahagiaan dibandingkan seseorang yang tidak membentuk hubungan kekerabatan yang saling mendukung. Banyak berkah yang dapat kita peroleh dengan mendukung sanak keluarga.

Dengan mengetahui silsilah keluarga kita , akan semakin banyak kita berusaha untuk menjaga hubungan tetap harmonis dengan orang lain. Kesedihan dan kebahagiaannya kita juga dapat lebih bermakna dengan makin banyaknya sanak keluarga yang saling mendukung. Selain itu, juga terdapat manfaat spiritual yang diperoleh. Ketika menolong orang lain, akan dirasakan kepuasan dari hasil perbuatan tersebut. Setelah melakukan perbuatan baik, akan timbul perasaan tenang.

Oleh karena itu, menolong sanak keluarga, kerabat atau orang lain secara alami akan menimbulkan kepuasan batin. Oleh karena itu, sebagaimana yang disampaikan Sang Buddha dalam Manggala Sutta , mendukung sanak keluarga merupakan berkah untuk kebahagiaan. Sudah menjadi kewajiban kita untuk saling mendukung dan memperhatikan sesama sanak saudara.

Sang Buddha menjelaskan kebajikan ini dalam syair berikut: Dhiroca bhoge adhigamma Sanganhati ca natake Tena so kittim pappoti Pecca saggeca modati "Bila orang bijaksana hidup makmur, menolong sanak keluarga dan kerabat. Melalui kebajikannya, ia memperoleh nama baik di manapun ia berada. Ia akan dipuji orang banyak sebagai orang bajik dan pada kelahiran berikutnya, ia akan terlahir di alam surga yang menyenangkan." (r)
T#gs
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments