Senin, 21 Okt 2019

Warga Seirampah Keluhkan Asap Pabrik Kayu

admin Jumat, 23 Agustus 2019 12:59 WIB
SIB/M Reza Fahlefi
ASAP: Sejumlah warga menunjukkan lokasi polusi asap pabrik pengolahan kayu milik PT F yang ditengarai menyebabkan sesak nafas di Desa Firdaus Kecamatan Seirampah Kabupaten Sergai, Kamis (22/8).
Sergai (SIB) -Sejumlah warga mengeluh sesak nafas akibat polusi asap yang ditimbulkan pabrik pengolahan kayu milik PT F yang berada di Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai). Ironisnya, keberadaan pabrik tersebut hanya berjarak lebih kurang 200 meter saja dari Komplek Perkantoran Bupati Sergai.

Amatan SIB di lokasi, Kamis (22/8) polusi asap tampak membumbung dan menebal menghiasi di sekitar Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah yang berasal dari PT F yang berada persis di pinggir Jalinsum Medan-Tebingtinggi .

Rizky Kristian Sitompul (30) didampingi beberapa warga lain kepada SIB menuturkan, operasional pabrik tersebut tidak mengenal waktu. Akibatnya, saat ini anaknya yang masih balita kerap merasakan batuk-batuk dan sesak nafas."Sudah sangat meresahkan sekali keberadaan pabrik itu. Anak-anak kami banyak yang sakit karena terpapar polusi asap pabrik," ujarnya.

Dia berharap, pemilik pabrik dapat mencari solusi terbaik agar polusi asap tak mencemari lingkungan mereka."Kami juga tidak menginginkan pabrik tersebut tutup, karena dikhawatirkan para pekerja di situ (PT F) akan kehilangan pekerjaan. Namun setidaknya, dicarikan solusi agar limbah asap yang dikeluarkan pabrik itu tak lagi meracuni warga," harap Sitompul.

Sementara itu, salah seorang pegawai ASN Pemkab Sergai yang tak ingin namanya ditulis menyebut bahwa setiap apel pagi, mereka selalu menghirup limbah asap dari pabrik PT F. Tak jarang, kata dia, langit di seputaran Komplek Perkantoran Bupati Sergai tampak menghitam dikarenakan polusi asap itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sergai, Pabuaran Tambunan saat dihubungi SIB melalui telepon selulernya mengatakan, pihaknya akan segera mengecek langsung kebenaran informasi tersebut ke lokasi."Akan segera kita cek, ya," ungkapnya.

Saat SIB mencoba mengonfirmasi ke pihak perusahaan, tampak gerbang perusahaan tertutup rapat. Pihak sekuriti pabrik juga tak mau ditemui SIB di lokasi. (T09/c)
T#gs
Berita Terkait
Komentar
Komentar
Silakan Login untuk memberikan komentar.
FB Comments